Berita BPJS Kesehatan

Kisah Dokter Praktek Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Pakai APD Sederhana Tetap Layani Pasien

Reny saat dihubungi via telepon, Senin (20/4/2020) menuturkan, ini merupakan tanggungjawabnya untuk tetap memberikan pelayanan sebaik mungkin

istimewa
Para medis menggunakan APD sederhana tetap memberikan pelayanan kepada pasien 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Para tenaga medis dan paramedis dituntut tetap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda sebagian besar wilayah di Indonesia.

Hal ini tidak terkecuali bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, Klinik dan Dokter Praktek Perorangan (DPP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Salah satu DPP yang tetap memberikan pelayanan prima ditengah situasi ini adalah Reny Syartika (48).

Dokter yang biasa disapa Reny saat dihubungi via telepon, Senin (20/4/2020) menuturkan, ini merupakan
tanggungjawabnya untuk tetap memberikan pelayanan sebaik mungkin.

Walaupun dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) sederhana yang dimilikinya guna untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 tetap tidak menyurutkan niatnya untuk memberikan pelayanan prima.

“Ini merupakan kreatifitas kecil kami saja. Lebih baik memakai APD dari pada tidak sama sekali, walaupun ini sangat sederhana."

"Sebenarnya ini kan sudah menjadi himbauan pemerintah untuk mengutamakan kesehatan dengan menggunakan APD bagi petugas kesehatan yang berikan pelayanan langsung kepada pasien. Dengan begini semoga dapat meminimalisir penyebaran virus Corona.” ujar Reny.

“Terlebih jika ada pasien yang berobat dan tidak tahu kalau dirinya positif, setidaknya dengan langkah ini
dapat mengamankan kami para tenaga medis,” timpalnya.

Selain itu ditempat praktek dokter yang beralamat di Jalan Jend. Sudirman No. 373 Desa F. Trikoyo
Kecamatan Tugumulyo ini menyediakan tempat cuci tangan dan spanduk untuk mengingatkan masyarakat
akan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan himbauan mengenai virus corona.

“Harapannya masyarakat sadar bahwa GERMAS ini penting, dan masyarakat juga waspada terhadap virus
corona yang sedang merebak saat ini. Kami juga telah menyiapkan antrean online bagi peserta JKN-KIS
yang hendak berobat melalui aplikasi Mobile JKN, dan bila akan melakukan konsultasi melalui media
tidak langsung atau elektronik dapat juga melalui aplikasi Mobile JKN ini."

"Jadi peserta JKN-KIS tinggal tunggu mendekati nomor antreannya baru datang ke faskes supaya tetap menjaga jarak dengan orang lain. Semoga masyarakat bisa memanfaatkannya,” ungkap Reny saat dimintai keterangan.
Saat ditanyai tentang keadaan saat ini.

Ia berharap pandemi Covid-19 ini segera usai agar semua bisa beraktifitas secara normal tanpa khawatir akan mengalami sakit akibat virus ini.

Ditambahkannya jika masyarakat memang sakit saat pandemi ini sudah berakhir tetap bisa berobat dengan nyaman melalui Program JKN-KIS yang telah disiapkan pemerintah. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved