Corona di Lubuklinggau

Pekerja Takut Terjangkit Covid-19, Proyek Drainase Jalan Yos Sudarso Lubuklinggau Dihentikan

Opsi pengghentian ini dipilih karena pengerjaan proyek tersebut berada di tengah kota

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Proyek perbaikan siring drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau dihentikan sementara waktu pengerjaannya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Proyek perbaikan siring drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau dihentikan sementara waktu pengerjaannya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau, Achmad Asril Asri mengatakan, penghentian sementara proyek tersebut hasil koordinasi dengan pimpinan.

"Khusus kegiatan multi years sekarang masih berlangsung, pekerjaan multi year ditengah kota, berdasarkan arahan pimpinan seperti drainase distop nanti dirubah waktu pelaksanaan," kata Asril pada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Ia menerangkan, opsi pengghentian ini dipilih karena pengerjaan proyek tersebut berada di tengah kota.

Dikhawatirkan apabila tetap dikerjakan akan berdampak kepada pekerja dilapangan.

"Jangan sampai nanti kita terus bekerja ada yang terkena (Covid-19). Apalagi jumlah pekerjanya banyak. Ruas drainase yang kita kerjakan juga sepanjang Jl.Yos Sudarso, walau pun pekerjaannya spot-spot tapi bersentuan dengan masyarakat langsung," ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini para pekerja dilapangan tengah berupaya menutup lubang-lubang yang sudah terlanjur dilakukan penggalian.

Setelah selesai ditutup maka akan langsung di stop sementara.

"Opsi kemarin ada dua pertama dilanjutkan namun para pekerja menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD), kemudian kedua dihentikan. Akhirnya sepakat dihentikan sementara waktu dengan alasan khawatir pekerja (kena Covid-19," imbuhnya.

Kemudian untuk pengerjaan jembatan Lingkar Barat dan Lingkar Selatan tetap dilanjutkan, karena pekerjaaanya tidak terlalu banyak bersentuhan dengan orang masyrakat.

"Pengerjaan itu dibagian dalam bukan ditengah kota, tetap berjalan, intinya pekerjaan ditengah kota yang kita hentikan. Untuk anggarannya juga sudah dilakukan pembicaraan dengan kepala BKD akan dilakukan peninjauan ulang," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved