Breaking News:

AJI Palembang Bagikan Masker Bagi Jurnalis di Palembang, Perusahaan Pers Harus Lindungi Jurnalisnya

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang membagikan ratusan maker kain untuk jurnalis di Palembang, Selasa (21/4/2020).

Editor: Prawira Maulana
LINDA TRISNAWATI
AJI Palembang membagikan masker ke para jurnalis di Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang membagikan ratusan maker kain untuk jurnalis di Palembang, Selasa (21/4/2020).

"Masker kain ini dibagikan pada para jurnalis di Palembang yang karena sebab tertentu masih harus meliput ke lapangan," kata Feny Maulia Agustin, pengurus Bidang Advokasi AJI Palembang.

Menurut Feny, paling tidak masker ini bisa membantu menambah alat pelindung diri (APD) bagi para jurnalis di Palembang. Masker kain dari AJI Palembang ini dibagikan ke beberapa pos liputan di Palembang, mulai dari hukum kriminal, pemerintahan sampai ekonomi dan bisnis.

Feny mengungkapkan, pembagian masker ini juga sebagai dorongan agar perusahaan pers tempat para jurnalis bekerja senantiasa memerhatikan keselamatan para jurnalisnya di lapangan. "Perusahaan pers berkewajiban memberikan alat pelindung diri (APD) yang memadai bagi para jurnalisnya di mas pandemi ini," kata Feny.

Jurnalis IDN Time ini juga mengungkapkan AJI Palembang sudah mengeluarkan protokol keselamatan liputan bagi para jurnalis di lapangan. Protokol keselamatan ini berisi panduan kerja jurnalistik para jurnalis selama pandemi covid-19.

AJI Palembang membagikan masker kain ke Jurnalis di Palembang.
AJI Palembang membagikan masker kain ke Jurnalis di Palembang. (LINDA TRISNAWATI)

"Ini untuk melindungi para jurnalis dan keluarganya agar tetap aman dari penularan Covid-19. Protokol berisi panduan dari mulai sebelum liputan, saat liputan dan sesuadah liputan," kata Feny.

Feny menambahkan, AJI Palembang bersama organisasi profesi jurnalis lainnya dan perusahaan media di Sumsel juga sudah mengeluarkan seruan agar otoritas setempat untuk tidak lagi menggealr konferensi pers langsung.

"Berdasarkan pantaun AJI Palembang, setelah seruan itu dikeluarkan tampaknya konferensi pers tatap muka sudah berkurang. Misalnya saja Gugus Tugas Provinsi Sumsel yang saat ini sudah menerapkan konferensi pers virtual," kata Feny.

Tentang AJI Palembang

AJI merupakan salah satu oraganisasi konstituen yang diakui Dewan Pers. AJI merupakan organisasi profesi jurnalis yang mendorong perjuangan kebebasan pers, prfesionalisme jurnalis dan kesejahteraan jurnalis di Indonesia.

AJI Palembang berdiri sejak tahun 1998, empat tahun setelah AJI Indonesia berdiri.

Saat ini AJI Palembang beranggotakan 52 jurnalis progresif di Palembang dan Sumatera Selatan. AJI Palembang juga saat ini masih mengkoordinasikan AJI Biro Pangkal Pinang. (rel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved