Anggota DPR RI Asal Sumsel Riezky Aprilia Dorong Kementerian Pertanian Cari Solusi Masalah Petani

Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia menilai langkah Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia belum sejalan dengan Inpres no 4 Tahun

Tribunsumsel.com
Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--- Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia menilai langkah Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia belum sejalan dengan Inpres no 4 Tahun 2020 dan Perpres 54 Tahun 2020 tentang Inpres Presiden tentang Refocussing dan realokasi anggaran.

Kini Rujuk dengan Mantan Suami, Eddies Adelia Bongkar Alasan Cerai dengan Ferry Setiawan 2016 Lalu

Hal ini disampaikan Riezky saat rapat kerja virtual Refocussing, kegiatan dan realokasi anggaran Kementan. 

Dijelaskan Politisi PDI Perjuangan ini,  sampai hari ini,  program-program social safety net arahan Presiden Joko Widodo belum maksimal dijalankan oleh Menteri Pertanian

Seharusnya dalam situasi seperti ini Pertanian menjadi sektor terdepan. 

Apa itu PIRT? Ini Alasan UMKM Harus Miliki Izin Produksi Industri Rumah Tangga

"Efisiensi ini harus bertujuan untuk meningkatkan produksi dan bersentuhan langsung dengan kesejahteraan petani, melalui program padat karya,  pembelian gabah, kegiatan Pekarangan Pangan Lestari, bantuan pangan, bantuan benih, bantuan alsintan, dan kegiatan  sarana dan prasarana lainya," kata Riezky.

Riezky juga menambahkan sebelum wabah Covid 19, para petani karet sudah terseok - seok karna harga yang anjlok

Ditambah lagi dikondisi Covid 19 membuat petani kita makin tersingkirkan, maka dari itu kita mendorong Kementan mencari solusi untuk ini.

Sang Ayah Meninggal Dunia karena Stroke, Riza Shahab: Dua Hari Lalu, Abah Diare enggak Berhenti

Riezky juga mengingatkan Eksodus kota ke desa jangan menambah bibit - bibit permasalahan baru ke depannya yang sakit kita rawat yg sehat kita jaga untuk tetap bertahan hidup.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved