70 Persen Kasus Infeksi Corona di Indonesia Muncul dari Orang Tanpa Gejala, Ingat Selalu Waspada

Virus pembawa penyakit Covid-19, dianggap makin sulit dikenali.Pasalnya, sejumlah kasus positif virus corona justru muncul dari orang tanpa gejala

ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Virus pembawa penyakit Covid-19, dianggap makin sulit dikenali.

Pasalnya, sejumlah kasus positif virus corona justru muncul dari orang tanpa gejala (OTG).

Hal ini memunculkan kekhawatiran dunia soal adanya virus corona gelombang kedua.

Diketahui, virus corona yang mewabah awal di Wuhan, China, terus menunjukkan karakter yang berubah.

Diperkirakan 1 dari 4 orang yang membawa SARS-CoV-2 tidak menunjukkan gejala klinis.

Sejumlah kasus menunjukkan adanya temuan pasien positif Covid-19 yang tidak disertai gejala asimptomatik, tetapi menularkannya ke orang lain.

Hal ini membuat pandemi virus corona menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat global.

Melansir Science Alert via Kompas.com, Pembawa virus corona tanpa gejala ini, kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Robert Redfield, kemungkinan berkontribusi besar pada penyebaran cepat virus corona di seluruh dunia.

Negara-negara yang melaporkan kasus infeksi tanpa gejala ini antara lain Amerika Serikat, China, Jepang, dan Singapura.

Adapun pemerintah Indonesia melaporkan, sebanyak 70 persen individu yang positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala kesehatan.

Halaman
123
Editor: Moch Krisna
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved