Jokowi Gratiskan Listrik April, Mei, Juni Saat Musibah Corona, Tapi Ini Syarat dan Kriterianya

Ini penjelasan gratis listrik selama 3 bulan masa darurat virus corona, siapa saja yang berhak mendapatkannya.

Kolase Tribunnews
Jokowi Gratiskan Listrik selama 3 bulan masa virus corona 

TRIBUNSUMSEL.COM - Presiden Jokowi gratiskan pembayaran listrik bulan April, Mei, Juni 2020 di tengah wabah virus corona.

Tapi tentu saja ada syarat dari pembayaran listrik gratis dai PLN ini.

Ini penjelasan gratis listrik selama 3 bulan masa darurat virus corona, siapa saja yang berhak mendapatkannya.

Ya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menangguhkan alias menggratiskan pembayaran listrik 24 juta masyarakat miskin.

 

Penangguhan pembayaran konsumsi listrik berlaku untuk pelanggan berdaya listrik 540 VA.

Menurut Jokowi, pembebasan pembayaran listrik berlaku selama tiga bulan yang dimulai April, Mei, dan Juni 2020.

Artinya, tak ada tagihan listrik 3 bulan ke depan bagi warga miskin sesuai kriteria tersebut. 

Tak cuma itu, pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi juga akan mendapatkan diskon tarif 50 persen.

"Untuk pelanggan listrik 450 VA, jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama tiga bulan ke depan," ujar Jokowi seperti dikutip dari Kontan, Rabu (1/4/2020).

 

Mati lampu masal, Jokowi datangi kantor pusat PLN
Presiden Jokowi dan energi listrik PLN  (Kolase TribunStyle Instagram Jokowi dan net)

Insentif pembebasan tarif listrik ini diberlakukan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat meluasnya wabah virus corona ( Covid-19) di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved