BPJS Kesehatan

Cegah Covid-19 Klinik Symphony Danarieva Palembang Kurangi Interaksi Terapkan Antrian Online

Sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19 pendaftaran pelayanan kesehatan dilakukan dengan sistem Antrean Elektronik.

ISTIMEWA
Antrian elektronik di Klinik Symphoni Danarieva Palembang 

 TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19 pendaftaran pelayanan kesehatan dilakukan dengan sistem Antrean Elektronik. Sistem ini merupakan bentuk komitmen fasilitas kesehatan dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) secara online melalui aplikasi Mobile JKN.

Klinik Symphony Danarieva Palembang yang merupakan salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan telah menerapkan sistem antrean elektronik, dr. Retno selaku pimpinan klinik mengemukakan bahwa tujuan diberlakukannya antrean elektronik ini adalah untuk kemudahan peserta, karena peserta dapat melakukan pendaftaran melalui hp android atau ios miliknya lewat aplikasi Mobile JKN yang telah di downloadnya (19/3/2020).

"Pada antrean elektronik tersebut BPJS Kesehatan menghubungkan sistem antrean yang ada di FKTP ke dalam aplikasi Mobile JKN dimaksudkan dalam rangka memberikan kepastian pelayanan kepada peserta JKN-KIS dan dapat mencegah kontak langsung di keramaian saat mengantri, yang dapat mencegah penularan penyakit atau virus yang sedang mewabah saat ini," kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer Indra Bayu atau yang lebih dikenal dan akrab disapa Bagan.

Sistem antrean ini sangat membantu, peserta tidak harus menunggu lama untuk mengantre pendaftaran, apalagi dengan semakin banyaknya penyakit seperti sekarang ini, antrean elektronik sangat membantu dan membuat peserta menjadi lebih nyaman.

Lebih lanjut Bagan mengemukakan bahwa untuk membatasi tingkat kontak atau interaksi di keramaian, antrean elektronik merupakan langkah tepat terhadap perbaikan pelayanan kesehatan yang dilakukan. "Di sini peserta JKN-KIS tidak perlu repot-repot harus mengantre lama untuk mendaftar dan menunggunya, dengan antrean elektronik peserta dapat mengatur jadwal kedatangan dan langsung menemui petugas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Bagan.

"Kami berharap masyarakat khususnya peserta JKN-KIS dapat rutin memeriksakan kesehatan di FKTP yang dipilih mereka dengan mendaftar menggunakan aplikasi Mobile JKN yang telah ada, dengan demikian tingkat interaksi di keramaian berkurang, hal ini semata-mata untuk kenyamanan peserta dan mencegah penularan penyakit dengan interaksi langsung di keramaian," tutup Bagan. (RW/md)

--

Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved