Antisipasi Virus Corona

Imbauan Tidak Mudik Belum Cukup, Jokowi Minta Kepala Daerah Lebih Tegas

Orang-orang mudik dari zona merah dikhawatirkan berpotensi menyebarkan virus Corona ke kampung halamannya

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, imbauan yang disampaikan gubernur dan kepala daerah agar mencegah pergerakan orang untuk pulang kampung tidak cukup. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Arus mudik ke berbagai daerah di Indonesia telah dimulai sejak sepekan ini.

Orang-orang mudik dari zona merah dikhawatirkan berpotensi menyebarkan virus Corona ke kampung halamannya.

Melihat perkembangan saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, imbauan yang disampaikan gubernur dan kepala daerah agar mencegah pergerakan orang untuk pulang kampung tidak cukup.

Menurut Jokowi, perlu ada langkah-langkah yang lebih tegas untuk membatasi perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat rapat terbatas antisipasi mudik Lebaran melalui siaran langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2020).

"Saya melihat sudah ada imbauan dari tokoh-tokoh dan gubernur kepada perantau di Jabodetabek untuk tidak mudik, dan ini saya minta untuk diteruskan dan digencarkan lagi, tapi menurut saya imbauan seperti ini juga belum cukup. Perlu langkah yang lebih tegas untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ini," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bagi para warga yang terlanjur mudik agar meminta kepala daerah setempat meningkatkan lagi pengawasannya.

Langkah itu penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Untuk warga terlanjur mudik saya minta gubernur, bupati dan wali kota meningkatkan pengawasannya, pengawasan di wilayah masing-masing sangat penting sekali," ucap Jokowi.

Diketahui, hingga Minggu (29/3/2020), total pasien positif terinfeksi virus corona sebanyak 1285 kasus, 114 meninggal duni dan 64 orang sembuh.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved