Antisipasi Virus Corona

Antisipasi Corona, Ponpes Nurul Islam Seribandung Ogan Ilir Pulangkan 300 Santrinya

Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, terpaksa memulangkan sekitar 300 santri yang diasramakan ke rumah masing-masing

Sripo/ Resha
Mudir Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, Sazali Tidah Anwar menjelaskan kebijakan memulangkan santri, Senin (30/3/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, terpaksa memulangkan sekitar 300 santri yang diasramakan ke rumah masing-masing.

Santri diminta melanjutkan aktivitas belajar mengajar di rumah.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran Pandemi Corona atau Covid-19 saat ini.

Mudir PPNI Seribandung, Sazali Tidah Anwar mengatakan bahwa pihaknya memulangkan para santrinya dari Asrama Sekolah, baik dari Madrasah Tsanawiyah dan SMA Yayasan, mulai Senin (30/3/2020) ini.

Mereka tetap belajar seperti biasa, hanya saja diberi tugas dari gurunya melalui media digital seperti handphone berbasis Android.

"Alhamdulillah, mereka pulang juga membawa surat dari kita untuk orangtuanya, penjelasan situasi ini," ujarnya saat diwawancarai.

Ia mengatakan, Wabah Corona atau Covid-19 ini memang begitu mengkhawatirkan.

Pihaknya pun menunda kegiatan Haul atau Haplah yang rencananya diadakan dalam waktu dekat.

"Kita tunda dulu Haul atau Haplah-nya. Itu satu diantara agenda yang kita tunda, belum yang lain," tuturnya.

Ponpes yang dikatakan tertua di Ogan Ilir ini rencananya akan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar di Sekolah, pada tanggal 30 Mei.

Namun jika kondisi masih mengkhawatirkan, masa pengalihan belajar itu masih akan diperpanjang.

"Bisa kita perpanjang, tergantung kondisinya nanti," tegasnya.

Sementara itu, pihaknya mengimbau agar para santri terus melakukan pembelajaran di rumah, seperti di asrama. Seperti Ilmu Fiqih, Aqidah Akhlak, dan lain-lain.

"Jadi dengan orangtua sudah sampaikan di surat tadi, agar anak-anak kita diawasi. Jaga akhlaq mereka, jangan berjalan-jalan seperti masa liburan," jelasnya. (SP/ Resha)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved