Berita Viral

Anggota Polwan di Maluku Dilaporkan Sebar Hoaks Virus Corona, Sebut Virus Zombie

Bukannya mencegah kabar hoaks, oknum anggota polwan di Maluku malah menyebut seseorang sudah terinfeksi virus corona

infokomputer.grid.id
Ilustrasi hoaks 

TRIBUNSUMSEL.COM, MALUKU - Bukannya mencegah kabar hoaks, oknum anggota polwan di Maluku malah menyebut seseorang sudah terinfeksi virus corona

Penyebaraan berita bohong terkait virus corona ukan saja dilakukan masyrakat biasa.

Sudah banyak korban pelaku penyebaraan berita bohong yang berurusan dengan pihak berwajib.

Ada yang dihukum ada yang tak lanjut ke meja hijau karena selesai dengan meminta maaf diatas materai.

Namun baru-baru ini penyebaraan berita bohong malah dilakukan oleh aparat penegak hukum itu sendiri.

Yakni oknum Polisi wanita yang diduga menyebarkan berita bohong terkait virus corona.

TNI-Polri Usir KKB di Papua Dari Pegunungan Bintang Seusai Baku Tembak, KKB Lari Kalang Kabut

Dua Tahun Pemerkosa Tak Juga Ditangkap, Ini Kata Direktur Reskrimum Polda Sumsel

Polwan yang bertugas di Polda Malaku itu terancam masuk penjara karena disebut-sebut menyebarkan berita bohong alias hoaks perihal virus Corona.

Adapun, pelapornya merupakan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Ambon.

Aktivis HAM Patrick Papilaya melaporkan oknum polwan berinisial LL di Ditreskrimsus Polda Maluku setelah memposting unggahan di media sosial.

Dalam status Facebooknya, oknum polwan itu bilang seorang karyawan sebuah hotel di Ambon, VP, berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved