Akurasi Hanya 30 Persen, Pemerintahan Madrid Buang Rapid Test Corona Buatan China

Spanyol sebelumnya membeli 5,5 juta rapid test serta APD lainnya yang bila ditotal mencapai Rp 7,6 triliun terhadap China

Tribunsumsel.com/unsplash
Gempar Virus Corona 

TRIBUNSUMSEL.COM, MADRID - Spanyol sebelumnya membeli 5,5 juta rapid test serta APD lainnya yang bila ditotal mencapai Rp 7,6 triliun terhadap China

Alat tes tersebut dikabarkan tidak menunjukkan akurasi.

Akurasi rapid test milik China ini memiliki tingkat akurasi hanya 30 persen

Keraguan atas akurasi alat tes tersebut muncul setelah jumlah kasus yang dikonfirmasi di Spanyol mengalami peningkatan tajam pada Kamis (26/3/2020).

Capai 1.046 Kasus Positif Corona di Indonesia Hingga Jumat 27 Maret 2020, 87 Orang Meninggal

Dalam situs webnya, The Spanish Society of Infectious Diseases and Clinical Microbiology (SEIMC),

satu diantara lembaga penelitian terkemuka Spanyol mengatakan telah menemukan alat tes usap hidung yang dikembangkan Bioteknologi Bioeasy Shenzhen memiliki tingkat akurasi kurang dari 30 persen.

Dilansir South China Morning Post yang mengutip surat kabar Spanyol, El Pais, melaporkan, pemerintah kota Madird memutuskan berhenti menggunakan kit Bioeasy.

Kementerian Kesehatan Madrid juga telah meminta Bioeasy mengganti persediaan alat tes.

Surat kabar itu menyebut, pemerintah telah memesan 340.000 alat tes dari perusahaan Shenzhen.

Hasil Diklaim 80 Persen Akurat

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved