Yusuf Mansyur Ajak Masyarakat Ikut Mendoakan, Unggah Foto Presiden Jokowi Menangisi Almarhum Ibu

Jokowi yang mengenakan baju koko berwarna putih dan kain sarng itu terlihat menutupi wajahnya dengan bagian dalam tangannya.

Instagram/yusufmansurnew
Unggahan Jokowi Menangis yang dibagikan Ustaz Yusuf Mansyur 

Tetapi memang Allah sudah menghendaki.

Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan husnul khotimah.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan, terima kasih," jelas Jokowi.

Sudjiatmi Notomihardjo ibunda Jokowi.
Sudjiatmi Notomihardjo ibunda Jokowi. (Tribun Jateng/Galih Permadi)

Untuk prosesi pemakaman, keluarga akan memakamkan almarhumah Sujiatmi Notomiharjo di Kabupaten Karanganyar.

"Rencana pemakaman inshaaAllah besok jam 1 siang.

Di pemakaman di Mundu Selokaton, Gondangrejo Karanganyar. Terima kasih," pungkas Jokowi.

Dikutip dari TribunSolo.com, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mewakili keluarga Presiden Joko Widodo, memohon doa kepada masyarakat untuk ikut mendoakan almarhumah Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo.

Untuk menghindari kerumunan, Ganjar Pranowo mengimbau agar masyarakat turut mendoakan almarhumah dari rumah.

"Besok kalau bisa mendoakan dari rumah masing-masing, agar tidak terjadi kerumunan," kata Ganjar kepada awak media saat ditemui di rumah duka, Rabu (26/3/2020).

Pemakaman jenazah ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomihardjo, akan dilakukan pada Kamis (26/3/2020) siang.

Jenazah nenek Gibran Rakabuming ini akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait penyebab meninggal dunia ibundanya Sudjiatmi Notomihardjo di rumah duka di Jalan Pleret Raya, RT 3 RW 11 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/3/2020)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait penyebab meninggal dunia ibundanya Sudjiatmi Notomihardjo di rumah duka di Jalan Pleret Raya, RT 3 RW 11 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/3/2020) (TribunVideo.com/Radif)

Berdasarkan informasi yang diterima TribunSolo.com, berikut isi pengumuman lelayu yang dibagikan kepada para tetangga di sekitar rumah duka, kediaman Presiden Jokowi di Sumber, Solo:

LELAYU

Assalamu`alaikum Wr Wb.
Inna Lillahi Wainna Illaihi Roji`un

Telah meninggal dengan tenang:

IBU. HJ. SUDJIATMI NOTOMIHARDJO
(15 Februari 1943 – wafat 25 Maret 2020)
Usia : 77 th

Hari : Rabu, 25 Maret 2020
Jam : 16.45 WIB
Di : RS. DKT Surakarta, karena sakit beberapa lama.

Jenazahakandimakamkanpada:

Hari : Kamis, 26 Maret 2020
Jam : 13.00 WIB ( Siang )
Alamat rumah duka : Jl.Pleret Raya 9A, Banyuanyar, Solo.

Tempat pemakaman : Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar

Apabila semasa hidupnya Almarhumah memiliki kesalahan, kami memohonkan maaf yang sebesar-besarnya, dan mohon doa semoga Almarhumah meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah.

Wassalamu`alaikum Wr Wb.

Kami yang berduka cita

1. Bp. Ir. H. Joko Widodo – Ibu Hj. Iriana ,SE.MM.
2. Ibu Hj. Iit Sriyantini – H. Dr.Ir. Wahyu Purwanto
3. Ibu. Hj. Idayati – Alm. Ir.H. Hari Mulyono
4. Ibu. Hj. Titik Ritawati, SE – Bp. H. Arif Budi Sulistyo, SE

Cucu : cacah 9
cicit : cacah 3

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, menyampaikan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat ini sedang menyiapkan akte kematian Eyang Noto.

"Pak Wali sedang menyiapkan akte kematian untuk besok dan belum ada info pemakaman keluarga," tutur Purnomo.

(TribunPalu.com/TribunSolo.com/TribunVideo.com)

Tidak Ada Tanda-tanda Sakit

Wafatnya Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda Joko Widodo di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Surakarta pada Rabu (25/3/2020) mengejutkan banyak pihak, termasuk Ustadz Yusuf Mansur.

Pasalnya, Sudjiatmi Notomihardjo atau akrab disapa Ibu Noto itu tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda tengah sakit.

Hal tersebut diungkapkan Ustadz Yusuf Mansur lewat akun instagramnya @yusufmansurnew; pada Kamis (26/3/2020).

Dalam postingannya, Ustadz Yusuf Mansur mengunggah sebuah video ketika acara Wisuda Tahfidz dan Akhirussanah Daarul Quran Surakarta tahun 2017/2018.

Dalam video tersebut, Ibu Noto terlihat hadir untuk memberikan selamat kepada para wisudawan.

Tidak ada tanda-tanda sakit yang terlihat, walaupun diketahui Ibu Noto telah sakit sejak empat tahun lalu, sekira tahun 2016.

"Wajahnya bersih. Teduh. Sejuk adem. Nyaris ga ada keluhannya. Dan kesabarannya juga kayak ga ada ujungnya. Saya dan kita2 ya baru tau kalau beliau kena cancer, dan dah bertahun2," ungkap Ustadz Yusuf Mansur.

"Lah kalo ketemu ga cerita apa2. Dan pengobatannya ga heboh. Sama sekali kita2 ya ga tau," jelasnya.

Tidak hanya perjumpaannya dengan Ibu Noto pada tahun-tahun sebelumnya, Ustadz Yusuf Mansur mengaku baru bertemu dengan Ibunda Jokowi beberapa bulan yang lalu.

Ketika bertemu, Ustadz Yusuf Mansur megaku tidak melihat adanya tanda-tanda Ibunda Jokowi tengah sakit kanker. 

"Dan rasanya 3-4 blan trakhir, ya msh ketemu. Di Jkt. Biasa2 aja. Ceria seperti biasa. Ga nampak sbg penderita kanker. Yaaa Rabb...," ungkap Ustadz Yusuf Mansur.

Walau begitu, Ustadz Yusuf Mansur mengaku sangat mengagumi Ibunda Jokowi sejak dulu.

Sebab, Ibunda Jokowi katanya merupakan sosok yang melahirkan sekaligus mengembangkan Pondok Pesantren Darul Quran (Daqu) di Solo.

'Selama di Solo, dari dulu ya Eyang dah support pengajian2 dan pondok2. Trmasuk Pondok Daqu Solo, yg embrionya diresmikan dan disupport Pak @Jokowi lsg sejak tahun2 2008an...," ungkap Ustadz Yusuf Mansur.

(Tribunpalu.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Unggah Foto Jokowi Menangisi Almarhum Ibu, Yusuf Mansyur Ajak Masyarakat Ikut Mendoakan Almarhumah, https://palu.tribunnews.com/2020/03/26/unggah-foto-jokowi-menangisi-almarhum-ibu-yusuf-mansyur-ajak-masyarakat-ikut-mendoakan-almarhumah?page=all.
Penulis: Bobby W
Editor: Imam Saputro

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved