Kasus Sebelumnya Ditembak Mati, Kronologi 3 Pelaku Jual Beli Senjata KKB Papua Diringkus Satgas

"Setelah pembuntutan dan penyelidikan, akhirnya Satgas Gakkum Operasi Nemangkawi menangkap dan mengamankan pelaku saat turun dari Kapal Lababor"

Surya
Ilustrasi KKB Papua 

Satgas kemudian mengamankan 1 pucuk senjata api dan 1 butir amunisi 9 mm yang disimpan dengan bungkus lakban hitam.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka JI adalah 1 pucuk senjata api US Carabin, 1 pucuk senjata api 38 SCP, 1 pucuk senjata api kaliber 45 Caspion, 1 pucuk Baby Uzi 9 mm.

Berikut 67 amunisi dengan perincian amunisi 8,4 mm sebanyak 22 butir, amunisi cal 38 sebanyak 15 butir, amunisi cal 45 sebanyak 15 butir, dan amunisi 9mm sebanyak 15 butir.

Sementara itu, dari tersangka RIB diamankan 1 pucuk revolver hitam 6 silinder dan amunisi 1 butir cal 9 mm, delapan unit ponsel berbagai jenis dan 1 buah buku tabungan atas nama RIB beserta kartu ATM.

Diberitakan sebelumnya, pasukan gabungan TNI-Polri juga pernah menembak mati salah satu komandan mereka.

TNI-Polri menembak mati NM (35), Komandan Operasi Umum di Wilayah MEPAGOO Kodap 29 saat melakukan transaksi senjata untuk KKB Papua.

Melansir dari Tribratanews Polda Papua, peristiwa ini terjadi di Kampung Nifasi Pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Senin (20/01/20).

Menurut Kapolres Nabire AKBP Sonny M Nugroho, kronologinya berawal saat Tim Gabungan TNI-Polri bertolak menuju Kampung Nifasi, setelah sebelum mendapat informasi NM akan melakukan transaksi jual beli senjata api.

Pemasok senjata KKB Papua berinisial NM dan kartu anggotanya sebagai KKB Papua
Pemasok senjata KKB Papua berinisial NM dan kartu anggotanya sebagai KKB Papua (tribratanews polda papua)

Kemudian Tim Gabungan membuntuti tersangka yang menggunakan mobil bergerak dari arah Pantai Nusi  menuju ke arah Kota Nabire.

“Tim Gabungan langsung melakukan penindakan dengan cara penghadangan mobil tersangka.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved