Pilkada Serentak Sumsel

Golkar Belum Berikan Surat Tugas di 2 Kabupaten, Alasannya Ini

dari 7 Kabupaten se Sumsel yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, terdapat dua Kabupaten yang belum diberikan surat tugas

Golkar Belum Berikan Surat Tugas di 2 Kabupaten, Alasannya Ini
bobbyrizaldi.com
Bobby Adhityo Rizaldi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua DPP Partai Golkar bidang pemenangan pemilu wilayah Sumatera II (Sumbagsel) Bobby Rizaldi Adhityo mengungkapkan, dari 7 Kabupaten se Sumsel yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, terdapat dua Kabupaten yang belum diberikan surat tugas kepada kandidat Bakal Calon (Balon) kepala daerah.

Kedua Kabupaten itu, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara). Sedangkan untuk lima Kabupaten lainnya, sudah diberikan.

“Kami belum mengeluarkan surat tugas ataupun surat penetapan, untuk Kabupaten Musi Rawas, termasuk Muratara,” kata Bobby Rizaldi Adhityo, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, pihaknya memberikan apresiasi kepada Bupati Musi Rawas mendaftar di Partai Golkar, tapi perlu diketahui juga disana ada Ketua DPD Musi Rawas yang akan ikut bertarung dalam pilkada Musi Rawas.

Golkar Mulai Berikan Surat Tugas Bakal Calon Kepala Daerah, Ini Dia Daftar Nama-namanya

“Ada mekanismenya, setelah melihat hasil survei, maka selanjutnya DPP akan bertemu dengan para kandidat dan ada komunikasi politik,” ujarnya.

Ditambahkan anggota DPR RI ini, surat tugas itu mayoritas diberikan kepada kader Golkar ataupun kepala daerah yang saat ini menjabat atau incumbent.

"Iya DPP Partai Golkar sudah memberikan surat tugas kepada beberapa kandidat, yang mendaftar di Partai Golkar dan telah dilakukan kajian awal, untuk segera membangun komunikasi politik dengan parpol lain," kata Bobby sebelumnya.

Adapun sifat surat penugasan ini diungkapkan Bobby, adalah sementara, yang nantinya setelah ada hasil survey dan evaluasi lanjutan yang mempertimbangkan dinamika elektoral setempat, baru DPP akan masuk dalam tahapan berikutnya yaitu penetapan balon ke KPU Daerah.

"DPP Partai Golkar, telah menetapkan tahapan- tahapan Pilkada, dimana surat tugas ini adalah tahapan pertama," capnya.

Bobby menambahkan, hal- hal yang akan dikaji dan evaluasi berikut, selain kekuatan elektoral bakal calon, adalah komunikasi parpol koalisi dan pertimbangan politik lainnya.

"Memang yang diberikan surat tugas, diperhitungkan memiliki kesempatan besar, untuk selanjutnya rekomendasi final ke KPU. Tapi ini tergantung juga dengab hasil pemetaan elektabilitas dan komunikasi dengan koalisi lainnya. Seperti di Ogan Ilir, walaupun Golkar bisa mengusung sendiri, tetap mempertimbangkan dinamika politik setempat," tandasnya..

Dimana dilanjutkan Bobby, setelah tahapan hasil survey pertama ini selesai dan dilakukan kajian, dengan hasil komunikasi politik yang telah dilakukan oleh kandidat. Akan di evaluasi kembali, dan perkiraan sekitar akhir April 2020 akan ada hasilnya.

"Termasuk surat tugas untuk OKU sudah, karena bupati Incumbent kan memang awalnya berpasangan dengan wakil dari Golkar, jadi diberikan surat tugas kepada DPD II OKU untuk melakukan komunikasi politik kembali," tukasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved