Aturan Pembatasan Pembelian Sembako Dicabut, Stok Aman, Warga Diharapkan Belanja Bijak

Pembatasan untuk pembelian sejumlah bahan pokok seperti gula minyak goreng tepung terigu dan mie instan resmi dicabut

Sripo/ Resha
Seorang warga saat membeli gula di Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (2/3/2020). Pembatasan untuk pembelian sejumlah bahan pokok seperti gula minyak goreng tepung terigu dan mie instan resmi dicabut oleh Satgas pangan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pembatasan untuk pembelian sejumlah bahan pokok seperti gula minyak goreng tepung terigu dan mie instan resmi dicabut oleh Satgas pangan.

PLT Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Iwan Gunawan menjelaskan, pencabutan pembatasan untuk pembelian tersebut juga berlaku pula di Sumatera Selatan.

Terlebih untuk pasokan gula hari ini juga telah ditambah di beberapa gudang distributor pangan seperti Indomaret sebesar 10 ton, Indogrosir 10 ton, gudang mekar abadi 63 ton.

"Tidak ada lagi pembatasan, namun Pemerintah Provinsi seperti arahan Gubernur Sumsel yang sangat mengimbau agar masyarakat bijak dalam berbelanja, belanja sesuai yang diperlukan," jelasnya, Kamis (26/3/2020).

Lanjut Iwan, ia memastikan stok persediaan bahan pangan mencukupi hingga beberapa bulan kedepan, berlaku baik untuk gula, beras, minyak goreng, dan tepung terigu.

"Apalagi untuk minyak goreng stoknya melimpah di gudang dan sudah kami cek," ujarnya.

Dengan dicabutnya pembatasan komoditi pangan tersebut, harga seperti gula pasir misalnya kembali normal khususnya untuk gula bermerek/kemasan sesuai Harga Eceran Tertinggi Yakni Rp 12.500.

"tetapi untuk harga gula curah memang tidak diatur dengan HET. Masih dikisaran Rp 16-17 ribu perkilo," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Hardayani mengatakan, ditengah wabah pandemi Covid-19 ini kondisi sejumlah pasar tradisional saat ini diakuinya cenderung sepi.

Namun pihaknya telah melakukan upaya agar pedagang maupun pembeli teredukasi mengenai Covid-19 tersebut dengan Kominfo dan menyiapkan baliho, spanduk-spanduk mengenai hal itu.

"Terpenting adalah bagaimana pedagang juga bisa menjaga kesehatan mereka masing-masing," katanya.

Ia pun terus mengimbau agar masyarakat tak panic buying dan menerapkan belanja Bijak.

"Belanja bijak dan tak perlu panic buying, karena pemerintah memastikan ketersedian stok pangan bagi masyarakat," tutupnya. (SP/ Rahmaliyah)

Daftar harga Bahan Pangan

Harga rata-rata tgl 26/03/2020
1. Beras medium dari Rp. 8.350,-/kg s.d Rp. 9.000,-/kg.
2. Beras premium dari Rp. 11.000,-/kg s.d Rp. 11.500,-/kg.
3. Gula pasir curah : Rp.16.000,- s.d Rp. 17.000,-/kg
4. Gula pasir merk PSM : Rp. 16.000,-/kg
5. Minyak goreng curah dari Rp. 11.500,-/liter s.d Rp. 12.500,-/liter
6. Minyak goreng kemasan : Rp. 12.000,-/liter s.d Rp. 12.500,-/liter
7. Daging sapi paha belakang dari Rp. 120.000,-/kg s.d Rp. 130.000,-/kg.
8. Daging ayam broiler : dari Rp. 28.000,-/kg s.d Rp. 32.000,-/kg
9. Telur ayam negeri : dari Rp. 23.000,-/kg s.d Rp. 24.000,-/kg
10. Cabe merah besar dari Rp. 40.000,-/kg s.d Rp. 60.000,-/kg.
11. Cabe merah keriting dari Rp. 40.000,-/kg s.d Rp. 50.000,-/kg.
12. Cabe rawit merah (cabe burung) : Rp. 70.000 s.d Rp. 80.000,-/kg.
13. Cabe rawit hijau dari Rp. 35.000,-/kg s.d Rp 60.000,-/kg.
14. Bawang merah : dari Rp. 40.000,-/kg s.d Rp. 50.000,-/kg.
15. Bawang putih (honan) dari Rp. 40.000,-/kg s.d Rp. 50.000,-/kg
16. Kedelai impor dari Rp. 8.000,-/kg s.d Rp. 10.000,-/kg.
17. Ikan gabus : dari Rp. 65.000,-/kg s.d Rp. 70.000,-/kg.
18. Bawang bombay dari 100.000,-/kg s.d Rp.120.000,-/kg

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved