Berita Prabumulih

Rabu Besok Pemkot Prabumulih Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Fasum

Rabu Besok Pemkot Prabumulih Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Fasum

Tribun Sumsel/ Edison
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk mengantisipasi dan mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19), Pemerintah Kota Prabumulih pada Rabu (25/3/2020) mendatang akan mengadakan penyemprotan massal disinfektan di seluruh wilayah Kota Prabumulih.

Rencana tersebut ditegaskan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dalam rapat bersama Camat, Lurah serta Kepala Desa di Ruang Rapat Lantai I Pemkot Prabumulih, Senin (23/3/2020).

Ridho menegaskan, tindakan ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus corona di Kota Prabumulih.

Dihadapan camat, lurah dan kepala desa itu, Ridho meminta penyemprotan cairan disinfektan difokuskan di fasilitas umum yang sering digunakan warga.

"Seluruh camat dan lurah dan kades agar menyemprotkan disinfektan ke seluruh wilayah khususnya fasilitas umum," tegasnya.

Wako berharap, upaya penyemprotan disinfektan secara serentak ini dapat menenangkan warga akibat virus corona ini.

Dalam penyemprotan disinfektan itu akan diikuti dan diawasi langsung oleh Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah kota Prabumulih.

"Wako, wawako dan sekda akan memantau serta turun langsung. Untuk anggaran penyemprotan disinfektan seluruh kota Prabumulih masih dalam proses pergeseran dan sementara ditanggulangi bersama," ungkap Kabag Humas Protokol Pemkot Prabumulih, Jerry Zahri Desta.

Dalam rapat Muspida digelar itu juga, ada beberapa poin yg dibahas diantaranya agar melakukan Edukasi masyarakat secara masif tentang corona, social distancing, kerja di rumah dan sekolah dirumah.

Mendirikan pos diperbatasan untuk mengecek suhu tubuh siapa saja yg akan melintas, melakukan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh wilayah prabumulih pada Rabu (25/3/2020) mendatang dimulai pukul 08.00 sampai selesai terutama fasum(fasilitas umum).

"Membahas Maklumat kapolri, penutupan pasar malam, tempat-tempat keramaian, tunda acara hajatan, selain itu meminta Lurah, RT, RW dan masyarakat berperan memantau siapa saja yg baru masuk dari luar kota untuk dilaporkan ke PSC 119 Prabumulih dan menjadi ODP dan diberi edukasi karantina diri," bebernya

Penulis: Edison
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved