Tinju

Momen Tak Terpuji di Gelaran Tinju Dunia, Saat Pelatih Tak Terima Anak Asuhnya Dibikin Tumbang

Momen Tak Terpuji di Gelaran Tinju Dunia, Saat Pelatih Tak Terima Anak Asuhnya Dibikin Tumbang

Antara
Legenda tinju dunia, Muhammad Ali pernah bertarung di Stadion Utama Senayan, Jakarta pada Oktober 1973 menghadapi petinju asal Belanda, Rudi Lubbers. (Ilustrasi) 

Momen Tak Terpuji di Gelaran Tinju Dunia, Saat Pelatih Tak Terima Anak Asuhnya Dibikin Tumbang

TRIBUNSUMSEL.COM - Sebuah momen kurang terpuji terjadi dalam sebuah laga tinju yang mempertemukan antaran Andrea Dirrell melawan Jose Uzcategui.

Momen kurang mengenakkan harus dialami petinju asal Venezuela, Jose Uzcategui, tatkala menjalani pertandingan di kelas Super-Middleweight.

Uzcategui dipukul oleh pelatih lawannya Andre Dirrell, Leon Lawson selepas duel yang berlangsung pada 20 Mei 2017 di MGM National Harbor, Maryland, Amerika Serikat.

Kejadian tersebut bermula saat Uzcategui dinyatakan diskualifikasi oleh wasit karena memukul jatuh Dirrell setelah bel akhir ronde kedelapan berbunyi.

Perbuatan Uzcategui itu sontak membuat Leon Lawson selaku pelatih yang juga paman Andre Dirrell tak mampu lagi menahan emosinya.

Saat Dirrell mendapatkan perawatan dari tim medis, Lawson yang sudah terlihat kesal lalu mendatangi sudut Jose Uzcategui.

Tak berselang lama, Lawson mengeluarkan kombinasi tiga pukulan yang mengerikan ke arah rahang dari Jose Uzcategui.

Suasana pun akhirnya kacau setelah tensi tinggi menyelimuti kedua kubu yang bertanding pada hari itu.

Dirrell meminta maaf kepada Uzcategui atas perilaku pelatih yang juga pamannya.

Halaman
12
Editor: Slamet Teguh
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved