Antisipasi Virus Corona

Certa Pelajar Baturaja Belajar di Rumah, Lebih Santai, Ruang Kelas Online Mulai Pukul 07.30

Sejumlah siswa mulai menerapkan kelas online untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Leni Juwita
Seorang siswa yang melakukan KBM (kegiatan belajar mengajar) secara online dengan aplikasi, Jumat (20/3/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Sejumlah siswa mulai menerapkan kelas online untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Belajar di rumah melalui sistim daring (dalam jaringan) internet dirasakan lebih santai, tetapi kalah seru dibandingkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Seperti dituturkan beberapa siswa kelas IX SMPIT Tunas Cendikian Baturaja Jumat (20/3/2020).

Siswa yang dihubungi secara terpisah menuturkan suasana belajar mandiri di rumah terasa lebih sunyi.

Tidak ada suara, tawa canda, dan tidak bisa sereu-seruan dengan teman-teman seperti yang biasa dilakukan di sekolah.

Update Kasus Corona di Indonesia dan Sebarannya Jumat (20/3/2020): 309 Pasien Positif Covid-19

”Memang lebih santai, tapi kurang seru dan semangat bila dibandingkan dengan KBM disekolah,” terang Fadhillah seorang siswa yang sedang belajar IPS melalui sistim daring.

Pelajar berkacamata minus ini menuturkan pada hari Jumat ini jadwal dimulai dari pukul 07.30.

Presesnsi oleh walikelas lewat applikasi Edmodo (chat), kemudian salat duha dan Alma’Surat (dzikir) sampai pukul 08.00.

Jadwal selanjutnya pukul 08.00-08.40 PAI, selanjutnya pukul 08.40-09.30 IPS.

Belajar dipandu guru bidang studi masing-masing dibawah pengawasan orang tua.

Putri Sulung Segera Menikah di Tengah Wabah COVID-19, Feni Rose Curhat Begini Sampai Menangis

Orang tua memantau proses belajar mengajar putera/puteri anaknya melaui akun siswa anak masing-masing secara online.

Orangtua/wali siswa juga sudah menginstal aplikasi “Edmodo for Parents” untuk memantau kegiatan ananda di ruang kelas online.

Terpisah Direktur SIT (Sekolah Islam Terpadu) Tunas Cendikia Baturaja Akhmad Taufiqurrahman didampingi Kepala SMPIT Tuncen, Satrio Toto Sujarwo MPd menjelaskan, pihak sekolah sudah mensosialisasikan pengalihan KBM dari Sekolah ke Rumah sehubungan dengan pencegahan penyebaran corona virus desease 2029 (COVID-2019) pada satuan pendidikan di Kabupaten OKU.

Kegiatan belajar dilaksanakan di rumah masing-masing mulai tanggal 19 -31 Maret 2020 dibawah pemantauan orang tua.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved