Berita PALI

Rita Warga PALI Tewas Disambar Petir, Anak dan Keponakannya Pingsan

Ia disambar petir saat hujan mengguyur wilayah Bumi Serapat Serasan pada Rabu (18/3/2020) kemarin sekitar pukul 17.15 Wib

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Hujan petir di PALI. Seorang ibu rumah tangga di PALI tewas disambar petir, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Rita (35 tahun), seorang ibu rumah tangga di Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), meninggal dunia disambar petir.

Ia disambar petir saat hujan mengguyur wilayah Bumi Serapat Serasan pada Rabu (18/3/2020) kemarin sekitar pukul 17.15 Wib.

Informasi dihimpun saat itu korban Rita bersama anak dan keponakannya yang masih anak-anak sedang berada di bagian belakang rumah.

Ia saat itu sedang membersihkan ikan.

Tiga orang yang menjadi korban, satu diantara Rita yang meninggal, sementara lainnya mengalami pingsan dan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.

Dua orang korban lainnya berada tak jauh dari rumah korban yang tinggal berdekatan.

Klaim Sudah Coba Masukkan Virus COVID-19 ke Tubuhnya, Ningsih Tinampi Bagikan Resep Penangkalnya

"Tiga orang menjadi korban, sementara yang meninggal satu orang, dua lainnya yang masih anak-anak merupakan anak dan keponakan korban hanya pingsan."

"Saat hujan mereka sedang membersihkan ikan di belakang rumah." ungkap Komar warga Desa Tempirai, Kamis (19/3/2020).

Korban diketahui pertama kali oleh suaminya, tak berselang lama dari suara sambaran petir yang menggelegar.

"Suaminya yang menemukan pertama kali sesaat setelah ada petir, ketiga korban sudah tergeletak dilantai." katanya.

"Korban tewas akan dikebumikan hari ini, sedangkan anak dan keponakan korban sudah sadarkan diri sejak semalam," katanya.

Curhat Dokter Jaga di Aceh yang Tak Diberi Masker, Masker Cuma untuk Spesialis dan Perawat

Sementara, Dedi Handayani, Kepala Desa Persiapan Tempirai Barat membenarkan kejadian korban meninggal bernama Rita (35) akibat disambar petir.

"Korban saat kejadian tengah membersihkan ikan di teras rumahnya bagian belakang. Korban ini mereka tinggal dekatan bertetangga," katanya

Korban sempat diberi pertolongan melalui puskesmas setempat, tetapi nyawa korban tidak tertolong.

"Korban lainnya sudah pulih, sementara korban meninggal bakal segera dikebumikan," katanya. (SP/ Reigan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved