Breaking News:

Antisipasi Virus Corona

Kapolres Lubuklinggau Imbau Hajatan Nikah Tidak Perlu Pakai Musik Supaya Tidak Ada Kerumunan

Antisipasi masyarakat terpapar virus corona atau Covid -19, Polres Lubuklinggau meminta masyarakat untuk menggelar hajatan tanpa musik

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Pernikahan : Polres Lubuklinggau meminta masyarakat untuk menggelar hajatan tanpa musik. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Antisipasi masyarakat terpapar virus corona atau Covid -19, Polres Lubuklinggau meminta masyarakat untuk menggelar hajatan tanpa musik.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa mengaku, alasannya meminta masyarakat tidak perlu mengunakan musik saat menggelar hajatan, karena musik dapat mengundang banyak orang.

"Kalau tidak penting ada hiburan, ya cukup akad nikah mengapa dilaksanakan itu saja,"

"Toh ketika bicara musik lebih banyak mudorotnya ketimbang manfatnnya," kata Mustofa pada wartawan, Kamis (19/3/2020).

Mustofa mengatakan, imbauan itu akan dikeluarkan pemerintah dalam waktu dekat.

Sehari 475 Orang di Italia Meninggal Akibat Covid-19, Corona Renggut 8988 Nyawa di Seluruh Dunia

Ia pun meminta masyarakat untuk memohon pengertiannya dan sama-sama menjaga diri, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

"Mari beraktifitas seperti biasa kalau pemerintah kota hanya menyampaikan imbauan pak presiden untuk mengurangi keramaian -keramaian dengan cara jaga jarak satu sama lain," paparnya.

Ia menjelaksan, bukan menambah kekhawatiran warga namun ini wujud antisipasi.

Yang biasanya selalu nempel-nempel saat ini dikurangi dengan harapan mari sama-sama mencegah.

"Termasuk mall sekarang sudah dikurangi, saya juga akan mengurangi jam kerja sampai sore karena imbauan itu mengurangi berkumpul dengan masyarakat banyak," ungkapnya.

Pengantin Baru Asal Banyuasin Batal Ngunduh Mantu, Malaysia Lockdown Keluarga Suami Tak Bisa Pergi

Selain memberikan imbauan untuk menjauhi kerumunan, ia juga mengaku sudah melakukan pemantauan di lapangan terutama untuk stabilitas harga-harga di Kota Lubuklinggau.

"Bukan kita tidak waspada tapi kami menyampaikan dengan masyarakat untuk tenang. Yang jelas sampai sekarang mungkin agak naik hanya gula, gula memang kita bukan produsen."

"Gula juga bukan hanya dikita tapi juga seluruh, karena kita bukan produsen gula, karena dikita ada dua gula lokal dan impor, sementara kalau beras juga masih stabil," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved