Breaking News:

Tol Palembang-Bengkulu Mulai DIkerjakan Bulan Depan, Waktu Tempuh Bakal Kurang dari 4 Jam

Setelah sempat terganggu karena permasalahan pembebasan lahan, jalan tol Palembang-Bengkulu bakal dilakukan pengerjaan fisik

Editor: Prawira Maulana
Tribunnews/
Ilustrasi proyek jalan tol. Foto berikut tak berhubungan dengan proyek tol Palembang-Bengkulu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah sempat terganggu karena permasalahan pembebasan lahan, jalan tol Palembang-Bengkulu bakal dilakukan pengerjaan fisik mulai awal April tahun 2020, Rabu (18/3/2020).

Tol yang memiliki panjang 329 Kilometer ini akan melintasi rute Inderalaya-Muara Enim sepanjang 119 Km, Muara Enim-Lubuk Linggau 112 Km dan Lubuk Linggau Bengkulu 98 Km.

Apabila jalan tol sudah tersambung secara utuh, maka jarak tempuh Palembang-Bengkulu diperkirakan hanya akan memakan waktu kurang dari 4 jam dengan estimasi kecepatan kendaraan 100 km/jam.

Manajer Proyek PT Hutama Karya, Hasan Turcahyo mengungkapkan jalan tol ini masih dalam proses pembebasan lahan sejak Agustus 2019 oleh Kementerian PU dan Pera bersama BPN. Untuk biaya pembangunan jalan bebas hambatan ini diperkirakan bakal menelan biaya Rp 80 T.

“Tahun 2023 kita targetkan pembangunan selesai," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih mempersiapkan awal pembangunan dengan memproduksi beton, tiang, hingga melakukan pembersihan lahan.

Untuk tahun 2020 pihaknya menargetkan pembangunan selesai sepanjang 25 kilometer, dalam kata lain zona satu dan dua harus segera rampung. Mengingat, proyek tol menjadi target proyek nasional maka pengerjaan ini menjadi prioritas.

"April mulai dikerjakan. Semua pihak bupati/gubernur juga harus bantu agar persoalan pembebasan lahan cepat selesai," tegas Hasan.

Selain menghubungkan kota Palembang dan Bengkulu, pengembangan pembangunan Tol Trans Sumatera ini juga akan menghubungkan Pekanbaru-Padang dan Tol Tebing Tinggi-Sibolga dan ketiganya ditarget bisa selesai pada 2023 mendatang. Total keseluruhan pengerjaan mencapai Rp476 triliun.

“Biaya ini tidak hanya mencakup pengerjaan ruas tol saja, melainkan termasuk biaya kontruksi, konsultan, amdal dan lain-lain," ungkapnya. (Oca)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved