Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Bagaimana Kelanjutan Pilkada Serentak 2020 di Tengah Wabah Corona? KPU Harus Siapkan Skenario

Menghadapi kondisi ini, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), mendorong agar KPU perlu untuk segera meninjau pelaksanaan tahapan Pilkada

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), mendorong agar KPU perlu untuk segera meninjau pelaksanaan tahapan Pilkada 2020. 

"Fokusnya adalah, menghindari pengumpulan orang dalam jumlah banyak, serta membatasi kegiatan di luar rumah," jelasnya.

Selain itu, KPU harus membuat panduan teknis pelaksanaan tahapan pilkada, yang saat ini sedang berjalan, dan menyesuaikan dengan langkah-langkah pencegahan Covid-19.

"KPU RI harus segera memetakan daerah yang sudah terdampak Covid-19, serta segera berkoordinasi dengan KPU daerah dan pemerintah daerah, untuk mengatur pelaksanaan pilkada, yang seuai dengan langkah pencegahan penyebaran Covid-19," jelasnya.

Ditambahkan Fadli, di dalam Pasal 120 ayat (1) UU Pilkada (UU No.1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota) disebutkan :

Dalam hal sebagian atau seluruh wilayah Pemilihan terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam, atau gangguan lainnya yang mengakibatkan sebagian tahapan penyelenggaraan Pemilihan tidak dapat dilaksanakan maka dilakukan Pemilihan lanjutan.

"Na, untuk pemilihan lanjutan ini, akan dilaksanakan dimulai dari tahap penyelenggaraan pemilihan yang terhenti," tuturnya.

Dilanjutkannya, mengingat bencana Covid-19 adalah bencana nasional yang sudah menjadi perhatian nasional dan dunia, penting bagi KPU untuk mulai menyiapkan skenario pemilihan lanjutan, berdasarkan kajian, koordinasi, dan pendekatan kepada wilayah-wilayah yang terdampak bencana Covid-19.

Kemudian, KPU segera mungkin berkoordinasi dengan pejabat terkait, terutama gugus tugas yang sudah dibentuk oleh presiden, untuk menentukan status pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada 2020, khususnya yang terdampak Covid-19.

Ini penting dilakukan, dengan pendekatan jaminan keamanan dan keselataman seluruh penyelenggara pemilu, pemilih, dan peserta pemilu.

"Bencana Covid-19 ini penting untuk segera direspon oleh KPU dengan mengaitkannya dengan keberlanjutan tahapan Pilkada 2020 yang sedang berjalan."

"Sebab, semua fokus nasional saat ini sedang memastikan keselamatan warga negara, agar penularan Covid-19 tidak semakin membesar," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved