Berita PALI

Harga Sembako di PALI Naik Turun Jelang Bulan Puasa

Maraknya penyebaran Corona Virus atau Covid 19 berimbas kepada tidak stabilnya sejumlah bahan pokok di pasaran.

sentanaonline.com
Ilustrasi Sembako 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Maraknya penyebaran Corona Virus atau Covid 19 berimbas kepada tidak stabilnya sejumlah bahan pokok di pasaran.

Salah satunya yang ada toko-toko serta di pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.

Harga sejumlah komoditi bahan pangan ini beberapa hari belakangan harganya mulai tidak stabil, apalagi mendekati bulan Suci Ramadan.

Beberapa komoditi harganya relatif naik turun dipasaran, antara lain, Gula pasir hingga telor ayam.

Seorang pedagang berada di Jalan Merda Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi, Erwan (50) mengatakan ada empat (4) bahan pokok yang harganya tidak stabil atau naik turun di pasaran.

Gula pasir saat ini diangka Kisaran Rp16.000 - Rp 18.000 dari harga sebelumnya Rp 14.000 /kg. Kemudian, Bawang Putih saat ini Rp 44.000 sebelumnya naik menjadi Rp 60.000/kg.

Bawang merah saat ini diharga Rp 35.000 dari sebelumnya naik menjadi Rp 37.000/kg. Sementara Telor naim Rp 24.000 - Rp 26.000 dari sebelumnya Rp 22.000 /kg.

Sedangkan harga Beras Rp 13.000 /kg, Minyak Sayur Rp 12.000 serta Gandum Rp 10.000 /kg.

"Harga Beras, minyak sayur dan gandung masih aman tidak ada kenaikan dan penurunan." ungkap Erwan, Selasa.

Dirinya mengaku saat ini ketersedian sejumlah bahan pokok di pasaran, masih relatif aman, apalagi menjelang Bulan Ramadan.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved