Antisipasi Virus Corona

Antisipasi Corona, Bank Indonesia Karantina Setoran Uang Selama 14 Hari dan Semprot Disinfektan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo mengatakan, uang yang telah dikarantina akan disemprot disinfektan

Tribun Sumsel/ Hartati
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo mengatakan, uang yang telah dikarantina akan disemprot disinfektan sebelum dilakukan pengolahan dan didistribusikan kembali ke masyarakat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bank Indonesia (BI) akan mengkarantina setoran uang yang berasal dari perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Hari Widodo mengatakan, uang yang telah dikarantina akan disemprot disinfektan sebelum dilakukan pengolahan dan didistribusikan kembali ke masyarakat.

"BI merapatkan langkah mitigasi untuk mencegah Corona dengan memastikan bahwa uang yang didistribusikan ke masyarakat telah melalui proses pengolahan khusus guna meminimalisir penyebaran Covid-19," ujarnya Selasa (17/3/2020).

Menurutnya kebijakan ini merupakan kebijakan dari pusat yang juga diterapkan oleh seluruh perwakilan Bank Indonesia di daerah.

Khawatir Penyebaran Corona, DPRD Ogan Ilir Batalkan Rapat Kerja ke Jakarta

Selain mengkarantina uang, BI pun menutup layanan sistem pembayaran tunai berupa kas keliling dan penukaran uang rusak serta uang palsu bagi masyarakat mulai Senin lalu hingga 14 hari ke depan.

Pasalnya dua layanan ini melibatkan interaksi sosial antara pegawai BI dan masyarakat.

Setelah 14 hari kebijakan ini diterapkan nantinya akan dievaluasi lagi bagaimana hasilnya dan apakah perlu diperpanjang atau tidak.

Meski layanan interaksi langsung dengan masyarakat dihentikan, Hari memastikan layanan BI menyediakan uang untuk masyarakat berjalan dan tidak akan menggangu peredaran uang di masyarakat.

BREAKING NEWS, Bupati Lahat Liburkan Staf dan PNS Eselon IV Antisipasi Penyebaran Corona

Layanan yang tetap beroperasi secara normal, seperti layanan BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan transaksi operasi moneter rupiah dan valas yang didukung sistem Bank Indonesia Scriptless Securities Settlement System (BI-SSSS).

Begitu pula dengan layanan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP) serta layanan penarikan dan penyetoran uang rupiah dari perbankan dan PJPUR.

"BI memastikan uang yang disetorkan ke bank sudah melalui proses sterilisasi disemprot diinsfekan sehingga aman diedarkan dan sudah memenuhi aspek keselamatan," tutupnya.

Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved