Tinju

Lahirnya Titisan Floyd Mayweather Jr di Tinju Dunia, Sama-sama Defensif, dan Jenius di Atas Ring

Lahirnya Titisan Floyd Mayweather Jr di Tinju Dunia, Sama-sama Defensif, dan Jenius di Atas Ring

AL BELLO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP
Floyd Mayweather Jr. merayakan kemenangan atas Pacquiao dalam tarung 12 ronde di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, Sabtu (2/5/2015) malam atau Minggu pagi WIB. 

Lahirnya Titisan Floyd Mayweather Jr di Tinju Dunia, Sama-sama Defensif, dan Jenius di Atas Ring

TRIBUNSUMSEL.COM - Promotor Tinju Top Rank, Bob Arum, mempunyai pendapat tentang duplikat Floyd Mayweather di dunia tinju.

Selain dikenal kaya, Floyd Mayweather juga diketahui sebagai petinju hebat.

Sejarah menunjukkan, pria berjuluk The Money itu mempunyai rekor tak terkalahkan dengan 50 kali menggelar pertandingan tinju.

Mayweather sudah menyatakan pensiun dari dunia tinju usai terakhir bertarung kontra Conor McGregor pada 2017.

Jelang Tinju Kelas Berat Anthony Joshua vs Kubrat Pulev, Cara Berbeda Bakal Digunakan Anthony Joshua

Ring Magazine Buat Daftar Petinju Terbaik, Floyd Mayweather Jr Sebut Dua Tinju Terbaik Versinya

Daftar Petinju yang Sandang Status Juara Tak Terbantahkan atau Undisputed Champion, ada Mike Tyson

Setelah Mayweather memutuskan pensiun, jelmaan petinju yang punya kemampuan bertahan apik itu muncul.

Bob Arum, promotor yang pernah menaungi Mayweather, menyebut bahwa petinju yang dimaksud bernama Shakur Stevenson.

"Dia (Stevenson) adalah penjelmaan kedua Floyd Mayweather," kata Bob Arum, dilansir BolaSport.com dari ESPN.

Pria berusia 88 tahun itu mempunyai alasan menyebut Stevenson sebagai titisan Mayweather.

"Shakur sangat percaya diri dengan kemampuannya, seperti halnya Floyd (Mayweather)," tutur Arum menilai.

"Dia adalah petinju yang sangat defensif, seperti halnya Floyd. Dan dia jenius di atas ring, layaknya Floyd," imbuhnya.

Stevenson yang memegang gelar juara WBO Featherweight mempunyai riwayat cemerlang.

Stevensen belum terkalahkan dari 13 pertandingan dengan 7 kemenangan knockout dan sisanya melalui keputusan angka mutlak.

Petinju berusia 22 tahun ini sebenarnya dijadwalkan bertarung melawan Miguel Marriaga (Kolombia) di Madison Square Garden, New York, AS, 14 Maret 2020.

Akan tetapi, pandemi virus Corona membuat laga antara Stevenson dan Marriaga ditunda.

Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved