Breaking News:

Gubernur Sumsel Herman Deru Bentuk Tim Satgas Cegah Corona

Dibentuknya tim satgas kemanusiaan cegah corona ini sebagai bentuk antisipasi pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19.

Editor: Vanda Rosetiati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski saat ini Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih tergolong aman dari virus corona tetapi tak menyurutkan upaya Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk tetap melakukan pencegahan masuknya virus tersebut.

Di antara upaya dilakukan adalah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Diseases 19 (Covid-19).

Pembentukan satgas khusus kemanusiaan cegah corona  yang diikuti oleh seluruh Bupati, Walikota, OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumsel, instansi vertikal dan lainnya tersebut dilakukan langsung oleh Herman Deru di ruang Rapat Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Selasa (10/3).

Menurut Gubernur Sumsel H Herman Deru, dibentuknya tim satgas kemanusiaan cegah corona ini sebagai bentuk antisipasi pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19. Tugas dari tim ini salah satunya yakni mengedukasi masyarakat terkait cara penanggulangan covid-19 serta memantau dan mengawasi pintu masuk Sumsel.

"Misi ini adalah misi kemanusiaan. Kita melakukan pencegahan melalui tupoksi masing-masing," kata Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Dia mengatakan, pencegahan ini merupakan tanggung jawab bersama sehingga harus melibatkan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.

"Kerena ini (corona) dampaknya sangat luas. Ini yang kita khawatirkan. Jangan sampai isu ini nanti membuat perekonomian kita menjadi buruk, silahturahmi juga dapat terputus," tegasnya.

Oleh sebab itu, dia tak ingin pembentukan satgas ini hanya menjadi seremoni belaka.

"Mumpung ini belum terjadi, kita harus bertanggung jawab dengan satgas yang kita bentuk ini. Jangan pernah lihat apa jabatan kita tapi bekerjalah atas kepedulian sesama manusia," tuturnya.

Kendati begitu, Herman juga tak ingin karena antisipasi ini membuat masyarakat menjadi paranoid.

"Pencegahan dan antisipasi silahkan dilakukan namun jangan juga jadi paranoid sehingga memperlambat perekonomian," terangnya.

Diketahui, sejak awal munculnya isu virus corona, Pemprov Sumsel sudah melakukan bebagai upaya antisipasi. Dimana selain memasang Thermal Scanner di bandara untuk mengecek penumpang yang datang, Dinkes juga memasang Termometer Infra Red di Pelabuhan.

Bahkan, Pemprov Sumsel juga terus melakukan koordinasi koordinasi dengan sejumlah pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Dinkes kabupaten/kota di Sumsel, Rumah Sakit serta Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.

"Yang pasti sampai saat ini Sumsel aman dari virus corona," pungkasnya. (humas pemprov sumsel)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved