'Allah Lebih Tahu' VIRAL Curhat Pilu Wanita ‘Ditagih’ Orangtua Asli Anak Adopsinya Pasca 5 Tahun
Namun tiba-tiba ibu kandung anak tersebut meminta anaknya kembali. Zati merasa begitu sedih karena kehilangan anaknya.
'Allah Lebih Tahu' VIRAL Curhat Pilu Wanita ‘Ditagih’ Orangtua Asli Anak Adopsinya Pasca 5 Tahun
TRIBUNSUMSEL.COM – Menjadi viral sebuah curhatan wanita di media sosial.
Wanita tersebut curhat karena anak adopsinya baru saja 'ditagih' kembali oleh orangtua kandungnya.
Zati Zaini adalah nama wanita tersebut.

Berikut ulasan cerita selengkapnya dikutip dari Twitter Zati via Tribun Style.
Awalnya, diminta oleh sebuah keluarga untuk menjadikan anaknya sebagai adik angkat.
Karena keluarga tersebut mengalami kesulitan ekonomi.
Namun setelah itu dirinya diminta untuk menjadi ibu angkat bagi anak tersebut.
"Aku jaga budak ni, dari dia 1 tahun sampai umur 5 tahun.
Disebabkan family dia susah, aku tolong jagakan sebagai adik.
Bila aku dah kawin, family dia nak aku angkat sumpah jadi mak angkat dia.
Bila dah angkat sumpah dah jaga bagi sekolah semua mak dia nak ambil dia balik," tulis Zati dikutip dari Twitter nya @zatizaini_, (7/3/2020).
(Aku menjaga anak ini, dari dia 1 tahun sampai umur 5 tahun, karena keluarganya kesusahan, aku menolongnya menjaga sebagai seorang adik. Ketika aku sudah menikah, keluargaku ingin aku mengangkat anak ini sebagai anak angkat. Aku sudah bersumpah dan menyekolahkan dia tetapi ibunya malah ingin mengambil dia kembali).
Awalnya Zati yang baru menikah belum sampai setahun keberatan dengan permintaan tersebut.
Lantaran dirinya tidak pernah merawat anak.
Dirinya dan sang suami yang merupakan pasangan muda dan merasa takut tidak mampu mendidik anak tersebut dengan baik.
Terlebih dirinya dan sang suami sebenarnya juga menunggu untuk dikarunia anak kandung sendiri.
"Padehal kami boleh je tunggu anak sendiri.
Tapi atas dasar sayang dah dekat budak tu, kami pun bersetuju.
Naik turun mahkamah, kebajikan, klinik kesihatan, daftar sekolah. Pakaian makanan semua jangan cakap la,
apa yang diminta semua kami bagi sbb dh jadi anak sendiri kan." Tulisnya.
(Padahal kami seperti menunggu anak sendiri. Karena atas dasar sayang dan sudah dekat dengan anak itu, kamu setuju, sudah ke Mahkamah, Hukum, Klinik Kesehatan, Daftar Sekolah, Pakaian, makanan, semua lah pokoknya, apa yang diminta semua kami bagi karena sudah kami anggap anak sendiri kan)