Garuda Select

Bagus Kahfi Cedera Parah, Kabar Baik Bagi Penyerang Garuda Select, Kata Mantan Pemain Chelsea

Bagus Kahfi Cedera Parah, Kabar Baik Bagi Penyerang Garuda Select, Kata Mantan Pemain Chelsea

www.the-afc.com
Bagus Kahfi merayakan gol Timnas U-16 Indonesia ke gawang Iran pada pertandingan Piala Asia U-16 di Malaysia, 21 September 2018. (www.the-afc.com) 

Bagus Kahfi Cedera Parah, Kabar Baik Bagi Penyerang Garuda Select, Kata Mantan Pemain Chelsea

TRIBUNSUMSEL.COM - Cederanya Bagus Kahfi bakal membuat komposisi pemain dilini depan Garuda Select otomatis berubah.

Para penyerang Garuda Select yang sebelumnya menjadi pelapis Bagus Kahfi, bakal menunjukkan kemampuannya mengisi lini depan Garuda Select.

Penyerang Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi mengalami cedera parah ketika menjalani pertandingan menghadapi klub lokal di Inggris, Reading U-18, pada Selasa (3/3/2020) waktu setempat.

Bagus Kahfi mengalami cedera setelah berduel bola udara dengan gelandang Reading, Michael Stickland.

Pemain berambut kribo itu langsung ditarik keluar dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menggila! Bagus Kahfi Cetak 11 Gol Dari 8 Pertandingan Bersama Garuda Select, ini Daftarnya

Bagus Kahfi Alami Cedera Patah Kaki, Jamie Vardy Berikan Semangat, Begini Kondisinya Sekarang

Mimpi Bagus Kahfi Bermain di Klub Eropa Jika Pulang Peluang Menipis, Semua Orang Pasti Dukung

Cedera yang dialami Bagus Kahfi membuat tim pelatih Garuda Select khawatir pada kondisi yang dialami salah satu pemain didikannya tersebut.

Pelatih Garuda Select, Dennis Wise mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan CT Scan.

“Kami masih menunggu kabar tentang Bagus Kahfi. Ia (Bagus Kahfi) akan menjalani CT Scan dan kami menunggu hasilnya. Bagus Kahfi akan ditangani dengan baik di sini," ucap Dennis Wise.

Mantan pemain Chelsea dan Timnas Inggris itu berharap cedera Bagus Kahfi tidak parah dan bisa cepat kembali bergabung dengan tim.

Menurut Wise, kehilangan Bagus Kahfi di tim Garuda Select membuka kesempatan bagi pemain lainnya menunjukan aksi terbaik di lapangan.

"Kami kehilangan Bagus dan ini mengubah jalannya pertandingan. Namun, Arsa Ahmad dan Nico jadi punya kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan mereka," tutur pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Editor: Slamet Teguh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved