Virus Corona

Virus Corona Pukul Bisnis Penerbangan, NAM Air Jual Tiket Promo Palembang-Jogja Rp 500 Ribu

Pemerintah telah memberikan insentif berupa potongan tarif tiket pesawat hingga 50 persen untuk 10 tujuan wisata domestik.

Tribun Sumsel/ Yohanes Tri Nugroho
Branch Manager Sriwijaya Air Group, Palembang, Yudo P 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemerintah telah memberikan insentif berupa potongan tarif tiket pesawat hingga 50 persen untuk 10 tujuan wisata domestik.

Kebijakan ini diluncurkan untuk membangkitkan industri penerbangan yang sempat lesu akibat mewabahnya virus corona.

Adapun 10 destinasi wisata dengan tarif diskon meliputi Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang, dan Tanjung Pandan.

Branch Manager Sriwijaya Air Group, Palembang, Yudo P membenarkan maskapai sriwijaya air telah memberlakukan pemberian insentif tersebut.

“Kami di Sriwijaya Air Group berlaku sejak hari ini, jika anda menggunakan pesawat Sriwijaya Air atau Nam Air, maka mendapatkan diskon 50 persen khusus untuk 10 rute itu,” ungkap Yudo.

Yudo menyampaikan pemberian diskon ini merupakan program pemerintah untuk mendorong industri penerbangan ditengah wabah corona yang melanda.

Masing- masing rute memiliki tarif masing masing. Tarif itu yang kemudian dipotong diskon sebesar 50 persen tersebut.

“Misalnya kita di Palembang mau pergi ke Yogyakarta naik Nam Air (Sriwijaya Air Grup) harga sekarang hanya Rp 500 ribuan, kalau mau pulang pergi jadi cuma 1 jutaan, sangat murah,” katanya

Ia menyebut akan mengupayakan penjualan tiket ke 10 kota sebanyak mungkin sebagaimana imbauan dari pemerintah.

Industri penerbangan Indonesia dinilainya sangat terpukul dengan merebaknya virus corona.

“Apapun itu yang pemerintah buat akan kita ikuti, Targetnya agar industri kita bisa tetap jalan, tidak ada ketakutan. Karena di luar negeri, maskapai disana sudah banyak yang PHK karyawan, penutupan rute,” jelasnya

Sejak isu corona merebak, Diakuinya Sriwijaya Grup cukup terpukul, apalagi Sriwijaya Air memiliki rute 12 kota di Tiongkok, dan itu saat ini rute itu telah ditutup sementara.

“Domestik pun sudah berdampak, kita belum tahu kondisi kedepan, mudah mudahan wabah ini segera berakhir,” katanya.

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved