Biro Perjalanan Umroh Siap-siap Kembalikan Uang Jamaah yang Urung Berangkat

Tidak hanya dirasakan para jemaah umrah, dampak penangguhan perjalanan umrah ke Arab Saudi juga dirasakan biro perjalanannya umrah di Palembang.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Prawira Maulana
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Topan Idris, Direktur Utama PT. Baba Mandiri Wisata. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tidak hanya dirasakan para jemaah umrah, dampak penangguhan perjalanan umrah ke Arab Saudi juga dirasakan biro perjalanannya umrah di Palembang.

Seperti yang dialami PT. Baba Mandiri Wisata, perusahaan yang bergerak di bidang jasa perjalanan umrah dan tour ini mengaku berduka cita karena lebih pemerintah Kerajaan Arab Saudi ini.

"Prihatin dan berduka cita karena pihak yang paling dirugikan adalah para jemaah. Bagi kami selaku pihak travel, ini merupakan keputusan sangat mengejutkan yang sangat tiba-tiba," kata Topan Idris, Direktur Utama PT. Baba Mandiri Wisata kepada TribunSumsel.com, Jumat (28/2/2020).

PT. Baba Mandiri Wisata sendiri telah menerima 80 orang jemaah calon umrah yang akan berangkat ke Tanah Suci, Maret mendatang.

"Jumlah 80 jemaah itu dibagi, dijadwalkan berangkat pada tanggal 3, 14 dan 18 Maret mendatang," jelas Topan.

Ia pun mengakui hampir seluruh jemaah yang mendaftar umrah mengungkapkan keresahannya karena penangguhan perjalanan umrah ini.

Namun Topan meyakinkan, jika ada kemungkinan terburuk, jika kebijakan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi berlaku hingga waktu yang cukup lama, pihaknya siap mengembalikan biaya seluruh jemaah yang mendaftar umrah.

"Seandainya penangguhan perjalanan umrah ini hingga lewat tanggal 18 Maret atau hingga akhir bulan depan misalnya, kami siap mengembalikan hak-hak jemaah," tegas Topan.

Namun jika kebijakan penghentian sementara umrah ini berakhir dalam waktu dekat, PT. Baba Mandiri Wisata siap mengatur jadwal ulang keberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci.

"Kami siap menjadwalkan ulang namun tidak seperti tanggal semula jadwal keberangkatan jemaah," terang Topan.

Sebagai pemilik perusahaan biro perjalanan umrah, Topan berharap pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi agar memberikan 'kelonggaran' kebijakan terhadap jemaah Indonesia.

"Kita tahu untuk wilayah Indonesia sendiri tidak terdeteksi persebaran virus Corona. Semoga penangguhan perjalanan umrah ini segera berakhir agar jemaah dari Indonesia khususnya dari Sumatera Selatan dapat menjalankan ibadah umrah dengan lancar," ucap Topan mengakhiri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved