Berita Pagaralam

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Tanaman Alpukat di Pagaralam, Petani Takut Tanaman Mati

Serangan hama ulat bulu ini menyebabkan puluhan batang tanaman alpukat warga terancam mati lantaran ulat-ulat ini memakan semua daunnya

Ribuan Hama Ulat Bulu Serang Tanaman Alpukat di Pagaralam, Petani Takut Tanaman Mati
Sripo/ Wawan Septiawan
Ribuan hama ulat menyerang tanaman alpukat milik warga di Dusun Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara, Minggu (23/2/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Hama ulat bulu meresakan masyarakat dan petani Kota Pagaralam.

Sebelumnya beberapa waktu lalu ribuan hama ulat bulu menyerang kawasan permukiman warga di Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS) Kecamatan Pagaralam Utara.

Kali ini ribuan hama ulat menyerang tanaman alpukat milik warga di Dusun Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara.

Daun tanaman Alpukat nyaris habis dimakan ulat.

Serangan hama ulat bulu ini menyebabkan puluhan batang tanaman alpukat warga terancam mati lantaran ulat-ulat ini memakan semua daunnya dan hanya menyisakan batang pohonnya saja serta ranting yang sudah tua.

Bujang Adi (53 tahun), pemilik tanaman Alpukat, Minggu (23/2/2020) mengatakan, serangan hama ulat bulu ini sudah terjadi sekitar dua hari terakhir.

Meninggal Kecelakaan di Acara Perpisahan, Prayogi Pegawai BKN Akan Dimakamkan di Kandang Kawat

"Awalnya jumlahnya hanya sedikit namun dalam hitungan jam jumlahnya sudah mencapai ribuan dan mulai memakan semua daun serta ranting muda tanaman alpukat saya," ujarnya.

Dikatakannya segala upaya dilakukannya untuk mengusir hama ulat bulu tersebut mulai dengan metode pengasapan maupun menggunakan insektisida.

Namun hama ulat bulu tersebut seakan tidak ada habis.

"Mungkin sudah ribuan yang sudah berhasil saya dibasmi namun ulat ini tetap saja muncul kembali dengan jumlah lebih banyak," katanya.

Viral Asisten Rumah Tangga Ini Mendapat Gaji Rp 36 Juta Setelah Mau Membersihkan Kura-kura

Ditambahkan Bujang Adi, akibat serangan hama ulat bulu ini tanaman alpukatnya terancam mati dan buahya menjadi rontok.

"Ini tanaman alpukat produktif dan setiap hari menghasilkan buah, namun sejak diserang ulat bulu buahnya menjadi rontok dan tentu saja saya merugi," ungkapnya.

Tak cuma Bujang Adi yang merugi oleh serangan hama ini namun warga sekitar pun ikut merasakan dampaknya lantaran ribuan ulat bulu ini juga banyak yang menempel dan pagar dan dinding rumah warga yang tentu saja membuat warga setempat khawatir.

"Kami juga khawatir ulat-ulat masuk rumah dabn jadi mainan oleh anak-anak sebab mereka belum mengerti bahayanya," ujar Taufik (40) warga sekitar. (Sp/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved