Kasdam II Sriwijaya Minta Prajurit Jangan Jadi Pemalas

Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, psc., M.Tr (Han) memimpin Upcara penutupan pendidikan pertama bintara TNI AD TA 2019 (OV)

EHDI AMIN
Momen Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, psc., M.Tr (Han) mengajak Bintara TNI yang baru saja dilantik untuk berpoto bersama usai melaksanakan upacara penutupan pendidikan pertama bintara TNI AD TA. 2019 ( OV ). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, psc., M.Tr (Han) memimpin Upcara penutupan pendidikan pertama bintara TNI AD TA 2019 (OV) yang dipusatkan di Lapangan Secaba Rindam II/Swj Putang - Lahat.

Bersamaan dengan upacara penutupan pendidikan tersebut, Kasdam juga melantik 402 siswa secaba menajadi Bintara TNI AD. "Selamat atas keberhasilan para mantan prajurit siswa yang telah berhasil pendidikan pertama. Semoga ini dapat menjadi sumber motivasi dalam melanjutkan pendidikan kecabangan,"tegasnya, 22/2)

Ia berpesan dengan berakhir pendidikan ini, agar tidak terlalu larut dalam kegembiraan dan tidak cepat berpuas diri. Berakhirnya pendidikan ini pada hakikatnya adalah awal penugasan dan pengabdian kalian sebagai TNI. " Teruslah berlajar dan berlatih jangan malas atau bosan. Jadikan semua itu sebagai kebutuhan pokok sebagai prajurit profesional," tegasnya.

Ditambahkan, Kasdam prosesi pelantikan tersebut sekaligus merupakan simbol perubahan status dari masyarakat sipil menjadi prajurit, sehingga membawa konsekuensi logis terhadap sikap dan perilaku sebagai prajurit TNI AD. Perubahan status ini harus dibarengi dengan perubahan sikap mental, mindset dan perilaku sebagaimana keharusan seorang prajurit TNI AD.

“ Kalian telah terikat dan diikat oleh aturan disiplin militer. Hidup dan kehidupan kalian juga telah diatur oleh berbagai norma dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI AD, seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI," ungkapnya.

Lebih lanjut Kasdam mengatakan bahwa, keberadaan Bintara merupakan Tulang Punggung satuan dan sekaligus sebagai penghubung antara Perwira dan Tamtama. Kedua peran tersebut harus dapat diimplementasikan dan diwujudkan dalam penugasan di satuan, karena eksistensi dan warna satuan juga ditentukan oleh kiprah dan peran para Bintara yang ikut mengawaki satuan TNI AD.

" Perjalanan kalian masih panjang. Prajurit itu mulai prada sampai bintang 4 itu prajurit, hanya golongan yang berbeda. Jadilah prajurit Kodam II Sriwijaya yang membanggakan, membanggakan diri sendiri, orang tua keluarga, kodam II Sriwijaya, TNI AD," sampainya. EAN

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved