Berita Prabumulih

Walikota Prabumulih Turun Tangan Langsung Data Warga Miskin

"Kita ingin mendata langsung warga miskin dengan cara face to face didatangi langsung ke rumah mereka, kita beri tugas tiap instansi satu kelurahan

Penulis: Edison | Editor: Siemen Martin
Tribun Sumsel/ Edison
Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan penghargaan KG Sumsel Award kepada Wali Kota Prabumulih di Hotel Premiere Palembang, Selasa (15/10/2019) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM turun tangan langsung mendata warga miskin.

Hal itu dilakukan agar upaya memberantas kemiskinan terealisasi.

"Kita ingin mendata langsung warga miskin dengan cara face to face didatangi langsung ke rumah mereka, kita beri tugas tiap instansi satu kelurahan mendata," katanya, Senin (17/02/2020).

Dirinya turun tangan langsung, berkaca dengan pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) 2019.

Dimana tiap instansi mengurusi satu daerah maka dirinya akan memberlakukan tiap instansi mendata satu kelurahan dan komando akan diberikan langsung oleh dirinya.

Banyak Siswa Minat Jadi Jurnalis, SMKN Rawas Ulu Muratara Dirikan Ekskul Jurnalistik

"Nanti instansi kita perintahkan turun langsung ke rumah warga menemui dan memastikan apakah benar warga itu miskin atau tidak.

Instansi akan berkoordinasi dengan kelurahan, jika kita ketua tim maka kita bisa kontrol langsung tugas mereka," tegasnya.

Setelah didatangi ke rumah langsung, Ridho mengaku tim dari dinas juga akan menanyakan apa kendala dan apa solusi yang diperlukan agar masyarakat itu bisa meningkatkan ekonominya.

"Jadi akan dicarikan solusi, apakah dia kepingin kolam dan lain sebagainya maka akan kita anggarkan di APBD melalui Dinas Perikanan, mereka ingin ngojek mungkin kerjasama dengan Honda dan akan dimasukkan ke ABT atau solusi lainnya," jelas adik kandung Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya itu.

Dalam penyelesaian masalah kemiskinan selain dilakukan keroyokan seluruh instansi, pemerintah kota Prabumulih juga akan menganggarkan dana sekitar Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar dalam penuntasan kemiskinan.

"Nanti kita akan siapkan dana APBd 2021 sekitar Rp 15 sampai Rp 20 miliar untuk menuntaskan kemiskinan, kita ingin fokus menuntaskan kemiskinan di Prabumulih," lanjutnya.

Viral Postingan Suara Aneh di Sungai Musi Dibilang Suara Paus, Ini Kata Warga Sekitar

Rencana Walikota bakal melibatkan seluruh dinas dalam pendataan warga miskin itu, dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, dr Happy Tedjo ketika dibincangi wartawan.

Menurut Tedjo, Dinas Kesehatan diberikan tanggungjawab untuk mendata Kelurahan Patih Galung yang memiliki jumlah warga miskin sekitar 639 Kepala Keluarga atau 2.512 penduduk miskin.

"Kita mendapat tanggungjawab Kelurahan Patih Galung, nanti warga miskin akan didata dengan berkoordinasi bersama pihak kelurahan untuk diketahui apa benar miskin dan akan dicarikan solusinya.

Kita berharap pendataan dan solusi diberikan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan orang miskin sehingga bisa menurunkan angka kemiskinan," harapnya. (eds)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved