Berita Palembang

Disetop Polisi Saat Razia, Pemuda Ini Mendadak Panik Lalu Buang Ganja

Anggota Satlantas Polrestabes Palembang mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa satu linting ganja.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
Pengemudi Motor Kedapatan Membawa Ganja 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Agung Dwipayanan

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Anggota Satlantas Polrestabes Palembang mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa satu linting ganja.

Seperti biasa, petugas melaksanakan razia rutin di Jalan Kolonel Atmo pada Sabtu (15/2/2020) malam.

Awalnya petugas menghentikan dua orang berboncengan sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

Saat diminta petugas menepikan kendaraan, seorang pemuda yang dibonceng turun dari motor dan membuang sesuatu dekat poslantas.

Petugas yang curiga lalu menginterogasi pemuda yang diketahui bernama AL tersebut.

Saat diperiksa, ternyata AL membuang satu linting ganja.

Ia juga diketahui dalam keadaan mabuk karena saat diamankan, AL terus meronta dan berteriak tak jelas.

Ia bahkan menyulut rokok saat diinterogasi petugas.

Sementara rekan AL, Dimas mengaku tidak tahu rekannya tersebut membawa narkoba jenis ganja.

"Saya tidak tahu kalau dia bawa ganja. Kaget juga saya," kata Dimas yang juga ikut diperiksa petugas.

Wakasat Lantas Polrestabes Palembang, AKP AK Gani mengatakan, setelah diperiksa, pemuda tersebut diserahkan ke Satreskrim guna penyidikan.

"Pemuda beserta barang bukti satu linting ganja ini selanjutnya kami serahkan ke Satreskrim," jelasnya.

Rahman Kabur Tinggalkan Istri

Dirazia yang sama, seorang pengedara Tak membawa kelengkapan surat kendaraan mencoba menghindari petugas.

Seperti yang dilakukan seorang pengendara motor bernama Rahmansyah ini.

Ia bersama istrinya disetop petugas karena keduanya tak mengenakan helm.

Rahman juga tak membawa kelengkapan surat kendaraan, SIM dan STNK.

Setelah petugas menyita kunci sepeda motor Rahman, petugas tersebut menyetop pengendara lainnya yang tak mengenakan helm.

Sadar petugas sedang tak memperhatikannya, Rahman berlari sambil mendorong sepeda motornya hingga beberapa puluh meter.

Sang istri tak ikut berlari karena ternyata tengah berbadan dua.

"Hei Mas! Mau ke mana?" teriak istri kepada Rahman.

Rahman tetap berlari mendorong sepeda motornya hingga dikejar petugas menggunakan sepeda motor.

Petugas berhasil menghentikan Rahman dan membawa pria tersebut ke poslantas.

Kepada petugas, Rahman mengaku takut karena kesalahannya sendiri tak membawa kelengkapan surat kendaraan.

"Takut saya, Pak," kata dia.

"Saya sedang hamil 4 bulan, Pak," timpal istri Rahman yang enggan menyebutkan namanya itu.

Petugas pun mengimbau agar Rahman menaati peraturan lalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraan.

Terpisah, Wakasat Lantas Polrestabes Palembang, AKP AK Gani mengatakan, sedikitnya 50 kendaraan roda terjaring razia.

Rata-rata, pelanggaran yang dilakukan pengendara tidak mengenakan helm dan tidak memiliki SIM.

"Kami Satlantas Polrestabes Palembang tidak henti-hentinya mengimbau, lengkapi surat kendaraan dan jangan malas pakai helm. Kemudian juga, masyarakat harus patuh rambu lalu lintas demi keselamatan berkendara," kata Gani.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved