Banjir Terjadi di Rawas Ilir Muratara, BPBD Identifikasi Potensi Longsor di Desa Mandi Angin

Sebelumnya banjir melanda Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo I di Kecamatan Karang Dapo.

Banjir Terjadi di Rawas Ilir Muratara, BPBD Identifikasi Potensi Longsor di Desa Mandi Angin
Istimewa
Banjir merendam permukiman warga di Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Banjir yang merendam permukiman warga di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah surut.

Sebelumnya banjir melanda Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo I di Kecamatan Karang Dapo.

Sedikitnya ada 186 jiwa terdampak banjir akibat luapan Sungai Rawas di dua wilayah tersebut.

Kini banjir merambat ke sejumlah desa di Kecamatan Rawas Ilir yang berada di hilir Kecamatan Karang Dapo.

Banjir merendam rumah penduduk di Kelurahan Bingin Teluk, Desa Mandi Angin, Desa Beringin Makmur I, dan Desa Pauh.

Banjir ini sebelumnya sudah diprediksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara.

Bahwa banjir akan merambat ke Kecamatan Rawas Ilir karena air kiriman dari hulu Sungai Rupit dan Rawas.

Apalagi intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Muratara masih tinggi dengan rentan waktu yang cukup lama.

Ditambah lagi kondisi Sungai Musi yang merupakan induk Sungai Rawas juga mengalami pasang.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved