Berita Palembang

Ibu Penganiaya Siswa SMA Taruna Indonesia Menangis, Anaknya Dituntut Hukuman Penjara 8 Tahun

ibu kandung Obby, Romdania (44 tahun), tak kuasa menahan tangis atas tuntutan yang dijatuhkan kepada anak semata wayangnya itu

Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Obby Frisman Arkataku (24 tahun), terdakwa kasus kekerasan yang mengakibatkan tewasnya Delwyn Delwyn Berli Juliandro (14 tahun) siswa SMA Taruna Indonesia, dituntut hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, Senin (10/2/2020). 

Jaksa juga menyebut bahwa terdakwa selalu memberikan keterangan yang berbelit-belit dan enggan untuk mengakui perbuatannya.

"Perbuatan terdakwa juga mengakibatkan korbannya meninggal," jelas JPU.

Setelah tuntutan selesai dibacakan, majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah SH menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi.

Diketahui, kasus kekerasan di SMA Taruna Indonesia Semi Militer plus cukup menyita perhatian masyarakat.

Berdasarkan dakwaan kekerasan yang berujung tewasnya Delwyn Berli Juliandro (14) bermula pada Sabtu 13 Juli 2019 lalu.

Pada saat itu korban bersama peserta Masa Dasar Bimbingan Fisik dan Mental (Madabintal) lainnya, tiba di belakang gedung SMA Taruna Indonesia usai melakukan longmarch sejauh kurang lebih 13 KM.

Namun saat terdakwa yang berstatus guru pembina asrama putra tiba di rute akhir long march, terdakwa melihat korban duduk dan tidak mau menyebrangi kolam yang berada tak jauh dari gedung sekolah.

Lalu seketika terdakwa berteriak ke korban "oy, nyebrang."

Merasa perkataannya diacuhkan, terdakwa memukul wajah sebelah kanan korban dengan menggunakan satu bambu berukuran 103 cm yang saat itu dipegangnya.

Tersangka yang emosi juga memarahi korban agar tetap mengikuti kegiatan Madabintal sebagaimana mestinya.

Halaman
123
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved