Berita Prabumulih

Waktu Tempuh Palembang-Prabumulih Jadi 45 Menit, Pemerintah Bangun Tol Indralaya-Muaraenim

Waktu Tempuh Palembang-Prabumulih Jadi 45 Menit, Pemerintah Bangun Tol Indralaya-Muaraenim

Waktu Tempuh Palembang-Prabumulih Jadi 45 Menit, Pemerintah Bangun Tol Indralaya-Muaraenim
ALDI/TRIBUNSUMSEL
Ilustrasi jalan tol 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Jalan tol Indralaya-Muaraenim bakal dibangun.

Tol tersebut akan melintasi wilayah Prabumulih.

Prabumulih kedapatan jalan tol sepanjang 15 kilometer.

"Jadi di Prabumulih akan ada sepanjang 15 kilometer dilintasi tol, tapi belum tahu berapa lebar jalan, apakah 60 atau 70 meter," kata Sekda Prabumulih, Elman, Rabu (5/2/2020)

Ia menambahkan, pembangunan jalan tol ini akan melintasi beberapa desa di kota Prabumulih.

"Kami rapat pembentukan tim pembebasan lahan tol, tinggal menunggu tanda tangan Walikota," ujar Sekda.

Terkait rencana pembangunan itu pihaknya mengimbau para kepala desa di wilayah masing-masing untuk melakukan inventarisir tanah warga yang terkena jalan tol.

Sindikat Asal Palembang Bobol Rekening Ilham Bintang, Tembus Email dan Curi Kartu SIM

Bahkan, apabila tol ini jadi, untuk waktu tempuh Prabumulih-Palembang pun hanya sekitar 45 menit.

Untuk memastikan pembangunan tol yang melintas beberapa desa di kota Prabumulih berjalan lancar dan persiapan matang tanpa kendala, Pemkot Prabumulih bersama pihak terkait menggelar rapat pembebasan lahan tol serta persiapan pembangunan Indralaya-Muaraenim

Sementara Kepala BPN Prabumulih, Jakun Edi mengatakan saat ini masih tahap persiapan untuk pembebasan lahan tol dan untuk penentuan harga hendaknya dilakukan KJPP yang merupakan perusahaan mandiri.

"KJPP minta data di kita untuk menilai, nanti kita tunggu nama-nama pemilik lahannya untuk dibebaskan," jelasnya.

Bermula dari Memory Card Ponsel, Pria di Madura Perdayai Gadis 16 Tahun, Begini Kronologinya

Wilayah kota Prabumulih yang akan dilintasi Tol dengan panjang kurang-lebih 15 kilometer nantinya tersebut tersebar di 7 desa, nantinya tim akan melakukan pengukuran lahan dan target 30 hari selesai.

Kades Talang Batu, Syahril Kanedi mengatakan jika sejak 6 bulan lalu pihak tol sudah masuk ke desa dan selama itu Kades dan Lurah sudah bekerja untuk mensukseskan tol.

Sedangkan PPK pembebasan lahan jalan tol wilayah Prabumulih dari Kementerian PUPR, Rasiman mengatakan jika semua ada tahapan dalam pembangunan tol mulai pembebasan lahan hingga pembangunan.

"Nanti juga akan dilakukan sosialisasi pendataan awal, ini baru rapat awal, semuanya nanti akan diakomodir termasuk nanti Kades akan masuk dan dapat honor," ujarnya.

Menurut Rasiman, mengenai nilai ganti rugi sesuai aturan UU dan penentuan akan dilakukan secara independent namun bertanggungjawab kepada Perdata dan Pidana.

"Namun untuk nilai berbasis harga pasar, tentang tanaman tumbuh dan lainnya KJPP bisa menilai mengakomodir tanaman yang ada. Jadi melalui peraturan Gubernur insyaallah tidak dirugikan dan dalam aturan tidak ada lagi istilah ganti rugi tapi ganti sesuai nilai," tegasnya. (eds)

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved