Wisata dan Kuliner

Sri Wahyuni Gabungkan Semua Cita Rasa Pindang di Sumsel Dalam Satu Mangkuk

Sri Wahyuni Owner Pindang Mama Putra, mencoba menawarkan kuliner pindang yang bisa diterima semua lidah dengan menggabungkan semua keunikan pindang

Penulis: Hartati | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Hartati
Sri Wahyuni Owner Pindang Mama Putra, menawarkan kuliner pindang yang bisa diterima semua lidah dengan menggabungkan semua keunikan pindang tiap daerah sehingga tercipta pindang nikmat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sumatera Selatan (Sumsel) dikenal sebagai daerah yang kaya kuliner.

Beragam jenis pindang dengan mudah bisa dijumpai di setiap sudut kota.

Mulai dari yang disajikan di kedai pinggir jalan hingga rumah makan dan resto.

Setiap daerah menyuguhkan beragam jenis pindang berbeda dengan cirinya tersendiri.

Sri Wahyuni Owner Pindang Mama Putra, mencoba menawarkan kuliner pindang yang bisa diterima semua lidah dengan menggabungkan semua keunikan pindang tiap daerah sehingga tercipta pindang nikmat.

"Pindangnya buatan sendiri bukan ciri khas dari suatau daerah sehingga rasanya merupakan gabungan dari semua rasa yakni pedas, asam, manis dan gurih," ujarnya, Rabu (5/2/2020).

Kesan Pertama Liliyana Natsir Makan Ikan Pindang Patin : Lemak Nian Oi

Pindang yang disediakannya juga beragam mulai dari pindang ikan air tawar seperti pindang patin, gabus, pindang tulang, pindang ikan salai atau ikan asap dan juga pindang burung dara atau merpati.

Harga kuliner berkuah ini dibandrol mulai Rp 20 ribu per porsi.

"Puluhan porsi per hari laku terjual setiap harinya dengan beragam pindang yang tersedia," ujar Sri.

Selain menu pindang, rumah makan yang berada persis di seberang Grand Atyasa Way Hitam Pakjo ini juga memiliki varian lauk makan yang bisa dimakan di tempat atau dibungkus.

Mulai dari ikan bakar, ayam goreng, ayam bakar juga tersedia jus buah segar dan kemplang panggang atau kemplang tunu mini.

Kemplang tunu ini dibuat menggunakan bahan ikan sungai yang dibuat dengan ukuran kecil bundar atau lebih besar dari uang logam.

23 Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicicipi jika Berkunjung, Tak Hanya Pempek dan Pindang

Karena ukurannya kecil dan rumit jika dibakar satu persatu di atas bara api sehingga proses pemanggangan digoreng dengan pasir.

Kemplang panggang ini tetap gurih dan renyah juga matang merata dan proses penanganan lebih cepat.

Kemplang tunu ini dibandrol Rp 25 ribu per bungkus ukuran 250 gram atau Rp 100 ribu per kilo yang sudah dilengkapi dengan sambal cocolannya.

Bersama menantunya Riza, Sri mengurus usaha kuliner ini dan selalu menghadirkan inovasi baru agar pelanggan tidak bosan dengan menu yang ada.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved