Cap Go Meh 2020 Palembang

Jadwal Acara Cap Go Meh Palembang 2020, Banyak Kegiatan Menarik di Kampung Kapitan

Beragam kegiatan diadakan di sini seperti workshop, pameran kriya, workshop Chinese mie, atraksi barongsai, atraksi wushu, lomba lukis lampion, festiv

Jadwal Acara Cap Go Meh Palembang 2020, Banyak Kegiatan Menarik di Kampung Kapitan
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Dua barongsai beratraksi di Festival Cap Go Meh di Kampung Kapitan Palembang, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pariwisata kota Palembang bersama Dewan Kesenian Kota Palembang dan Kekraf Palembang mengadakan Festival Cap Go Meh tahun 2020 di Kampung Kapitan, Jalan KH Azhari 7 Ulu.

"Festival Cap Go Meh ini temanya Once Upon A Time In Kampung Kapitan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani saat acara Festival Cap Go Meh di Kampung Kapitan, Rabu (5/2/2020).

Festival Cap Go Meh ini diadakan mulai tanggal 5 - 7 Februari 2020.

Beragam kegiatan diadakan di sini seperti workshop, pameran kriya, workshop Chinese mie, atraksi barongsai, atraksi wushu, lomba lukis lampion, festival kuliner dan lain-lain.

Nam Air Bakal Buka Penerbangan Palembang-Solo

"Kegiatan ini diadakan untuk memeriahkan momen Cap Go Meh. Apalagi saat Cap Go Meh itu memang banyak wisatawan yang ke Pulau Kemaro, jadi diharapakan juga akan ke sini," ungkapnya.

Menurutnya, Festival Cap Go Meh ini diadakan selama tiga hari agar wisatawan yang datang ke sini bisa membagi waktunya.

Misal setelah ke Pulau Kemaro ke Festival Cap Go Meh di Kampung Kapitan ini, atau ke sini dulu baru ke Pulau Kemaro.

"Kita ada tiga even yaitu Festival Cap Go di Kampung Kapitan, Pulau Kemaro dan Festival Lampion di lapangan Sekolah Maitreyawira, Jalan Raden Abdul Rozak No 50 Palembang," bebernya.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palembang Faisal AR menambahkan, bahwa tahun baru tentu bersiap menyongsong kesiapan agar lebih baik.

Sensus Penduduk Online 2020 Diluncurkan 15 Februari

"Tentu hal ini bermakna karena kita perlu meningkatkan dan menjaga perbedaan yang ada serta melestarikan kebudayaan yang ada," katanya.

Meskipun menurut Faisal adanya virus corona tidak menjadi hambatan. Namun harus tetap antisipasi dan waspada serta hati-hati. Jaga kesehatan baik-baik.

"Ada istilah kitalah yang melestarikan dan kita yang melakukan kegiatan, sehingga orang akan tertarik untuk datang ke Palembang," cetusnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved