Pilkada Muratara

Muratara Masuk Daftar Nasional Daerah Rawan pada Pilkada 2020, Polres Berharap Damai Tanpa Konflik

Khusus di Kabupaten Muratara, Polres setempat telah menyiapkan ratusan personel Brimob untuk membantu pengamanan Pilkada 2020.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Siemen Martin
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto ketika mengelus rambut seorang anak personil Brimob yang baru tiba di Kargo Bandara internasional SMB II Palembang, Senin (30)12/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), masuk dalam daftar nasional daerah rawan pada Pilkada Serentak 2020.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (2/2/2020), Polri sudah memetakan sejumlah daerah yang dinilai rawan dalam pelaksanaan Pilkada di 270 daerah.

Daftar daerah rawan itu dirilis dan disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).

Ersangkut Gantikan Medi Basri di Fraksi Golkar DPRD Sumsel

Berdasarkan data Polri, pada Pilkada provinsi ada sembilan provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi.

Antara lain, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Utara, Jambi dan Kalimantan Tengah.

Pada Pilkada kota dengan tingkat kerawanan tertinggi berada di tiga daerah, yaitu Tomohon, Bitung, dan Tangerang Selatan.

Jadwal Tes SKD CPNS Pemkab Lahat Diundur, Tes Berlangsung di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat

Sementara di tingkat kabupaten, ada tujuh daerah paling rawan, yakni Nabire, Timor Tengah Utara, Keerom, Manggarai Barat, Sumba Barat, Tojo Una-Una, dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Khusus di Kabupaten Muratara, Polres setempat telah menyiapkan ratusan personel Brimob untuk membantu pengamanan Pilkada 2020.

Ratusan personel Brimob tersebut diperbantukan ke Kabupaten Muratara dan stand by untuk membantu mengamankan pesta demokrasi.

Polres Muratara yang baru saja berdiri ini juga mendapat tambahan anggota sekitar 100 orang untuk menambah kekuatan personel yang telah ada.

"Ada tiga yang kami jaga di Pilkada ini, penyelenggara, peserta Pilkada dan juga masyarakat," kata Waka Polres Muratara, Kompol Jossy Andrianto.

Ia berharap, Pilkada 2020 di Kabupaten Muratara berjalan dengan lancar dan damai tanpa ada konflik.

Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan dapat mendukung untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan sukses.

"Kami mohon kerjasama berbagai pihak, tetap jaga kamtibmas, kita kepingin Pilkada Muratara ini berjalan lancar, aman dan damai," harapnya.

Dengan adanya anggota Brimob yang diperbantukan ke Kabupaten Muratara ini diharapkan bisa mengatasi apabila terjadi konflik.

"Harapan kami anggota yang kami siapkan ini kerjanya cuma santai-santai saja, jangan sampai ada hal-hal yang di luar dari harapan kita bersama," ujarnya. (cr14)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved