Wisata dan Kuliner

Inovasi Teknologi Oven Ikan Salai Musirawas, Pakai Asap Cair Lebih Cepat dan Mudah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musirawas meluncurkan inovasi teknologi tepat guna oven ikan salai

Inovasi Teknologi Oven Ikan Salai Musirawas, Pakai Asap Cair Lebih Cepat dan Mudah
Sripo/ Ahmad Farozi
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musirawas meluncurkan inovasi teknologi tepat guna oven ikan salai. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musirawas meluncurkan inovasi teknologi tepat guna oven ikan salai.

Dengan alat ini, pembuatan ikan salai menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan metode pembuatan ikan salai secara tradisional.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musirawas Teddy Laszuardi melalui Kabid Tata Lingkungan Jalin Elsaprike menjelaskan, teknologi oven ikan salai merupakan kelanjutan turunan dari produk tungku Pirolis Double Burner.

Produk utama dari inovasi tersebut adalah carbon aktif dan asap cair.

Asap cairnya dapat diaplikasikan untuk pembuatan ikan asap atau ikan salai.

Di Pasar Tomohon Daging Tikus Lebih Laris Ketimbang Sapi

"Untuk aplikasi bisa ikan air tawar jenis apa saja. Kemudian ikan direndam dalam asap cair selama dua jam. Setelah proses perendaman, ikan siap di keringkan dengan oven yang merupakan inovasi ke 8 DLH Kabupaten Mursirawas ini," ujar Jalin Elsaprike yang juga merupakan Ketua Inovasi DLH Musirawas, Selasa (28/1/2020).

Dijelaskan, ikan asap atau ikan salai ini dibuat dengan menggunakan asap cair dari pembakaran suhu 400°c s/d 800°c melalui metode pembakaran tungku Pirolis Double Burner yang merupakan inovasi ke 2 dari DLH Kabupaten Musirawas.

Terkait rasa kata Jalin Elsaprike, ikan salai hasil produksi dari oven yang dibuatnya ini sama dengan rasa ikan salai yang dibuat dengan metode pengasapan tradisional.

Dan kelebihan menggunakan hasil inovasi oven ikan salai ini, dari sisi waktu pembuatannya lebih singkat.

"Waktu pengeringan relatif lebih cepat hanya 10 samlai dengan 15 menit saja, ikan salai sudah dapat di hidangkan," ujarnya.

Panji Petualang Beri Peringatan Keras Setelah Pawang Ular di Kalbar Tewas Dipatuk King Kobra

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved