Hanya Tinggal 7 Persen Lagi Jalan Tanah di Kota Prabumulih

Keinginan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM yang menargetkan dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Prabumuli

Penulis: Edison | Editor: Prawira Maulana
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Walikota Prabunulih, Ir H Ridho Yahya MM didampingi Kepala Dinas PUPR, H Beni Akbar dan Kepala Dinas Perkim, Bustomi meninjau jalan yang akan dibangun. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Keinginan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM yang menargetkan dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH tidak ada lagi jalan di bumi Seinggok Sepemunyian belum dilakukan pembangunan sepertinya tak lama lagi terrealisasi.

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Prabumulih total sepanjang 238.269 kilometer atau 60.76 persen jalan di kota Prabumulih dalam keadaan bagus berupa aspal dan sepanjang 91.119 kilometer atau 23.24 persen dalam keadaan sedang atau telah cor beton.

Lalu sebanyak 33.429 kilometer atau 8.53 persen dalam keadaan rusak ringan atau pengerasan kerikil dan hanya tinggal 29.308 kilometer atau 7.47 persen yang masih tanah.

"Jalan itu mulus di Prabumulih ini kalau sudah dicor dan dilapisi aspal, yang demikian itu sudah 90 persen. Kalau belum dicor dan diaspal belum masuk kategori mulus," ungkap Walikota ketika diwawancarai, Selasa (28/01/2020).

Sementara untuk jalan tergolong jelek atau belum sama sekali tersentuh pembangunan hanya tinggal sekitar 5 persen dan itupun merupakan jalan-jalan baru yang baru dibuka warga maupun pihak developer pengembang perumahan.

"Jalan tanah sedikit lagi paling tinggal 5 persen lagi, tahun ini selesai. Tak perlu menunggu masa jabatan kami habis seluruh jalan akan selesai dilakukan pembangunan," ungkap walikota dua periode ini.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Prabumulih, H Beni Akbari ST mengungkapkan jika yang belum dilakukan pembangunan hanya tinggal jalan-jalan baru saja dan jalan setapak.

"Kalau jalan yang belum mulus atau belum peningkatan paling hanya tinggal 20 persen, kalau jalan yang sama sekali belum tersentuh atau masih tanah tidak banyak lagi paling hanya tinggal 5 persen lebih," ungkapnya.

Beni mengaku, jumlah jalan yang masih tanah tersebut setelah disurvey oleh tim PUPR ternyata merupakan jalan-jalan baru yang belum lama dibuka baik oleh warga maupun pengembang perumahan.

"Jadi sesuai data kami hanya tinggal 29.308 kilometer atau 7.47 persen lagi jalan yang masih tanah dan insyaallah tahun ini akan segera dituntaskan," bebernya. (eds)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved