Virus Corona

Antisipasi Virus Corona, Biro Perjalanan Wisata Tunda Kedatangan Wisatawan China ke Palembang

Biro perjalanan wisata di Palembang yang menawarkan paket-paket perjalanan wisata harus menunda khususnya perjalanan ke dataran China

Antisipasi Virus Corona, Biro Perjalanan Wisata Tunda Kedatangan Wisatawan China ke Palembang
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Virus Corona. Biro perjalanan wisata di Palembang yang menawarkan paket-paket perjalanan wisata harus menunda khususnya perjalanan ke dataran China. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Biro perjalanan wisata di Palembang yang menawarkan paket-paket perjalanan wisata harus menunda khususnya perjalanan ke dataran China.

Ketua DPD ASITA Sumsel, Anton Wahyudi mengatakan, sesuai dengan surat edaran dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengalihkan sementara waktu untuk aktivitas promosi dan pemasaran wisata ke daerah-daerah yang terdampak penyebaran virus corona.

"Sesuai imbauan dari Kementerian kita saat ini telah menyampaikan kepada biro perjalanan lainnya untuk wait and see atau menunda dulu paket-paket wisata terutama ke China," jelasnya, Selasa (28/1/2020).

Begitu juga bagi wisatawan dari China yang ingin datang ke Palembang untuk ditunda sampai kondisi ini benar-benar dinyatakan baik.

Mulanya Sempat Kritis, Orang Pertama yang Sembuh dari Virus Corona Ini Beberkan Apa yang Dialaminya

Kata Anton, untuk paket wisata ke China terutama memang untuk saat ini ditiadakan dulu karena juga bandara di China juga tutup.

"Bagi yang sudah membeli paket wisata terutama tujuan ke China dan dataran china lainnya untuk menghubungi langsung ke biro perjalanan untuk mendapatkan kejelasan apakah penundaan atau pembatalan yang disepakati kedua belah pihak," beber dia.

Begitu juga perjalanan ke negara lain, pihaknya mengaku menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan dulu terutama ke negara-negara yang terdampak penyebaran virus corona.

Korban Virus Corona Meninggal Sudah 107 Orang, 4474 Orang Terinfeksi, Virus Sudah Menyebar ke Afrika

"Kita lihat dulu mereka perjalanannya kemana, kalau ke negara yang tidak aman kita imbau untuk ditunda. Tapi seperti ke Singapura masih diperbolehkan karena disana juga sudah ada antisipasi di bandara atau pintu masuk kedatangan di sana," beber dia.

Untuk kerugian, Anton belum dapat menjelaskan karena dampaknya ini baru beberapa minggu.

Dan juga Palembang bukan salah satu destinasi bagi wisatawan asal China terutama untuk berlibur kesini.

"Tapi kalau dampak paket perjalanan wisata yang ditawarkan biro mungkin ada tapi saya belum ada datanya," ungkapnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved