Pilkada Muratara 2020

Polres Muratara Dapat Tambahan 100 Personel Bantu Pengamanan Pilkada 2020  

Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas Utara (Muratara) menyiapkan ratusan personel Brimob untuk membantu pengamanan Pilkada 2020 di Muratara

Polres Muratara Dapat Tambahan 100 Personel Bantu Pengamanan Pilkada 2020  
Tribun Sumsel/ Rahmat Aizullah
Waka Polres Muratara Kompol Jossy Andrianto dan Kabag Ops Polres Muratara Hermansyah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas Utara (Muratara) menyiapkan ratusan personel Brimob untuk membantu pengamanan Pilkada 2020 di Muratara.

Hal ini disampaikan Waka Polres Muratara, Kompol Jossy Andrianto pada satu kesempatan di gedung Paripurna DPRD Muratara, Senin (27/1/2020).

Ia mengatakan, baru-baru ini Polres Muratara mendapat tambahan anggota sekitar 100 orang untuk menambah kekuatan personel yang telah ada.

Selain itu, ratusan personel Brimob yang diperbantukan ke Kabupaten Muratara juga telah disiapkan dan stand by untuk membantu mengamankan Pilkada.

"Tugas kami Polri di Pilkada ini adalah menjaga kamtibmas, ada tiga yang kami jaga, yakni penyelenggara, peserta Pilkada dan juga masyarakat," katanya.

Ia berharap, Pilkada serentak di Kabupaten Muratara berjalan dengan lancar dan damai tanpa ada konflik.

Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan dapat mendukung untuk mewujudkan Pilkada Muratara yang damai dan sukses.

"Kami mohon kerjasama berbagai pihak, tetap jaga kamtibmas, kita kepingin Pilkada Muratara tahun 2020 ini berjalan lancar, aman dan damai," harapnya.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir menegaskan, Kabupaten Muratara tidak lagi dicap 'zona merah' atau daerah rawan konflik pemilu.

"Kita bukan lagi zona merah, kita harus optimis Pilkada 2020 nanti aman dan damai," kata Munawir.

Pihaknya meyakini, selagi penyelenggara pemilu jujur dan berintegritas, maka konflik Pilkada 2020 di Muratara tidak akan terjadi.

Begitu pun peserta pemilu, jika dewasa berpolitik dan tidak mengadudomba masyarakat, maka marwah perpolitikan di Muratara semakin lebih baik.

"Kuncinya ada di penyelenggara yang jujur dan profesional, peserta pemilu dewasa berpolitik, masyarakat cerdas berpolitik," kata Munawir.

Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved