Berita OKU

Kecelakaan Tabrakan Dua Motor di Sepancar Baturaja, 2 Korban Tewas, Seorang Wanita Luka

Terjadi kecelakaan dua sepeda motor di Jalinsum KM 10, Kelurahan Sepancar, Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU

Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Tabrakan Motor di Sepancar Baturaja 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Terjadi kecelakaan dua sepeda motor di Jalinsum KM 10, Kelurahan Sepancar, Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, Selasa (21/1/2020) pukul 18.15.

Dua korban tewas di tempat kejadian akibat musibah kecelakaan "adu kambing" dua sepeda motor.

Korban yang meninggal atas nama Sukanto Bin Ibrohim (40 tahun), pengemudi motor Honda Supra 125 Nopol B-6434-PQK.

Satu korban tewas lagi bernama Indra Pranata bin Iskandar (20 tahun) pengemudi Honda Revo Nopol BG-5634-FAJ.

Keduanya warga Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk SIK MH dan Kasat Lantas AKP Muhammad Alka melalui Kanit Laka Ipda Anton Roliyansyah kepada awak media menjelaskan, selain dua korban meninggal ada juga korban atas nama Suzana binti Saman (40) mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja.

Kronologis kejadian

Sukamto berboncengan dengan isterinya Suzana mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra 125 Nopol B-6434-PQK.

Keduanya datang dari arah Martapura menuju ke arah Baturaja.

Tiba di Desa Sepancar, di jalanan yang lurus dan mulus bertabrakan dengan sepeda motor Honda Revo Nopol BG-5634-FAJ yang dikendarai Indra Pranata yang datang dari arah berlawanan.

Akibat terjadi adu kambing yang mengakibatkan kedua pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraan.

Kecelakaan itu mengakibatkan kedua pengendara tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan Suzana yang dibonceng Sukamto mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis.

Menurut Yanti, warga sekitar, kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa itu terjadi ditengah desa yang ramai penduduk.

Kecelakaan itu membuat warga sekampung berhamburan keluar rumah untuk melihat dari dekat siapa yang bertabrakan.

Rupanya korbannya semua warga Desa Sepancar, Kelurahan Lawangkulon.

Sukanto Bin Ibrohim (40)i dimakamkan TPU Bombai Sepancar, sedangkan Indra Pranata bin Iskandar (20) dimakam di Wijayawi dekat RM Siang Malam.

“Sehari ini dua kali ngubur, didusun kami ini” kata tetangga korban.  (SP/ Leni Juwita)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved