Bank Sumselbabel (BSB) Undi Hadiah Tabungan Pesirah

Bank Sumsel Babel (BSB) melakukan penyaringan hadiah tabungan Pesirah 2020 di Atrium OPI Mall Palembang mengundi

Bank Sumselbabel (BSB) Undi Hadiah Tabungan Pesirah
ISTIMEWA
Bank Sumsel Babel (BSB) menyaring hadiah tabungan Persirah di Atrium OPI Mall, Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Babel (BSB) melakukan penyaringan hadiah tabungan Pesirah 2020 di Atrium OPI Mall Palembang mengundi super grandprize yang hadiahnya dapat dipilih oleh nasabah beruntung, Sabtu (18/1/2020).

Beragam hadiah yang bisa dibawa pulang nasabah beruntung yakni mobil Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, Honda New Accord, Toyota Camry dan uang ratusan juta rupiah.

Selain itu, bank daerah ini juga akan mengundi hadiah grandprize pada masing-masing cabang yang hadiahnya adalah 24 Kijang Inova yang sudah didistribusi ke masing-masing cabang. Hadiah mobil tersebut akan diundi selama bulan Januari 2020.

Tidak hanya itu, akan ada hadiah utama lainnya seperti sepeda motor, lemari es, TV LED, dan laptop yang juga akan diundi.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Ahmad Syamsudin mengatakan undian ini sebagai apresiasi kepada nasabah tabungan Persirah yang sudah mempercayakan dananya di kelola bank kebanggan wong kito.

"Tabungan Persirah memberikan sumbangsih pengumpulan dana hingga 4,3 triliun dengan total 234.059 rekening," ujarnya.

Ahmad Syamsudin juga mengatakan bank Sumsel Babel secara bertahap akan bertransformasi menjadi bank digital mengikuti perkembangan zaman. Usaha menuju digitalisasi bank itu sudah dilakukan dengan memfasilitasi nasabah dengan fasilitas mobile banking sehingga transaksi bisa dilakukan dalam genggaman.

Untuk menuju digitalisasi dikatakannya tidak serta merta membalikkan telapak tangan. Menuju digitalisasi bank harus bertransformasi atau diubah dulu pola pikirnya, siapkan dulu Sumber Daya Manusianya (SDM) lalu perlu juga dukungan atau alat tekkongi yang mendukung digitalisasi tersebut.

Digital bank ini juga tidak serta merta bisa terapan pada seluruh nasabah karena hanya nasabah yang sudah paham teknologi saja yang bisa menerapkan ini.

"Nasabah yang masih di desa masih perlu kita sosialisasikan dan didukung fasilitasnya karena mereka masih terbiasa dengan layanan bank konvensional," ujarnya.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved