Berita Empat Lawang

Kesulitan Menyadap Karet di Musim Hujan, Petani Beralih Jadi Buruh Bangunan

Musim hujan membuat petani di Kecamatan Saling dan Tebing Tinggi Empat Lawang, mengakibatkan petani sulit menyadap pohon karet

Kesulitan Menyadap Karet di Musim Hujan, Petani Beralih Jadi Buruh Bangunan
Sripo/ Andi Wijaya
Foto Ilustrasi : Seorang warga di kebun karet di Kawasan Tebing Tinggi Empat Lawang, Kamis (16/1/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM,EMPATLAWANG-Musim hujan membuat petani di Kecamatan Saling dan Tebing Tinggi Empat Lawang, mengakibatkan petani sulit menyadap pohon karet.

Petani karet di musim hujan kebanyakan menganggur karena tidak bisa menyadap getah.

Jika hujan terjadi di malam hari atau dini hari turun hujan otomatis karet tidak bisa disadap, apalagi dipagi hari.

Menurut Ardi, petani karet Desa Sawa Kecamatan Saling, tidak bisa menyadap saat musim hujan karena hanya akan mubazir.

Karena mangkok getah akan dipenuhi oleh air bukan oleh getah yang disadap.

Daripada menjadi mubazir, lebih baik tidak disadap sama sekali.

"Makanya dibilang tidak bisa disadap itu, getahnya tetap ada tapi lebih banyak airnya jadi percuma saja," ungkapnya, Kamis (16/1/2020)

Kondisi ini sudah berlangsung sejak satu bulan terkahir atau sejak musim hujan.

Kalaupun bisa disadap menurutnya hanya beberapa hari ketika tidak hujan dan hasilnya tidak maksimal.

Ardi bercerita, yang lebih kasihan lagi adalah bagi petani penggarap bukan pemilik.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved