Berita Palembang

Demi Cari Uang untuk Teman Prianya, Wanita Ini Nekat Curi Handphone dan Berakhir di Penjara

SK (24 tahun), wanita muda ini hanya tertunduk di ruang pemeriksaan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang

Demi Cari Uang untuk Teman Prianya, Wanita Ini Nekat Curi Handphone dan Berakhir di Penjara
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
SK (24 tahun), wanita muda ini hanya tertunduk di ruang pemeriksaan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-SK (24 tahun), wanita muda ini hanya tertunduk di ruang pemeriksaan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang.

Ia ditangkap setelah mencuri handphone di pusat perbelanjaan di Palembang, dua bulan lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kanit Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134, Iptu Tohirin mengatakan, tersangka telah lama diburu karena beberapa kali mencuri handphone.

"Tersangka ini TO (target operasi) kita karena tercatat telah mencuri empat unit handphone," kata Tohirin kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Ada Kejanggalan di Kematian Pendaki Gunung Dempo, Sampai Sekarang Barang Tak Ditemukan

Berdasarkan penyelidikan polisi, tersangka yang merupakan karyawan counter handphone tersebut melancarkan aksinya pada 22 November lalu di malam hari saat counter sudah tutup.

Aksi tersangka terekam kamera pengintai CCTV sehingga menjadi petunjuk utama polisi dalam menyelidiki perkara ini.

"Dari hasil rekaman CCTV dan tersangka juga mengaku memang ia yang mencuri handphone di tempatnya bekerja," jelas Tohirin.

Meski sebelumnya telah mengantongi identitas tersangka, polisi sempat kesulitan menciduk tersangka yang berpindah-pindah tempat.

Tersangka juga bahkan sempat berdomisili di Jakarta demi menjauh dari kejaran polisi.

Bus Sering Tersangkut di Jembatan Kertapati Palembang

"Namun akhirnya tersangka pulang ke kediamannya di Kabupaten Banyuasin dan anggota kami langsung menangkap tersangka kemarin," ungkap Tohirin.

Tersangka pun dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Sementara tersangka SK mengakui perbuatannya mencuri handphone demi mendapat uang untuk menebus sepeda motor milik teman prianya yang digadaikan.

"Saya jual empat unit handphone itu seharga Rp 2,5 juta. Rp 2 juta untuk menebus sepeda motor teman saya yang digadaikan, sisanya Rp 500 ribu diserahkan ke teman saya," kata SK.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved