Video Viral Penyiksaan Remaja, Perekam: Aku Disuruh Mereka Merekam

HDS (13) didampingi kedua orangtuanya mendatangi Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel untuk memberikan keterangan terkait video

Video Viral Penyiksaan Remaja, Perekam: Aku Disuruh Mereka Merekam
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
HDS (baju biru bertopi) saat memberikan keterangan dihadapan penyidik sebagai saksi, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - HDS (13) didampingi kedua orangtuanya mendatangi Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel untuk memberikan keterangan terkait video yang tersebar di media sosial.

Menurut HDS, saat itu ia hanya disuruh untuk merekam tindakan teman-temannya menyiksa korban RRZ secara bergantian.

Ketika diperintahkan R dan H untuk merekam, spontan ia mengambil ponsel dan merekam adegan setiap adegan pemukulan yang dilakukan kepada korban RRZ.

"Sudah aku rekam, R sama Hengki minta kirim. Jadi aku kirim ke mereka, sedangkan video punya aku langsung aku hapus," ujar HDS di hadapan penyidik PPA.

Orangtua Pelaku Penyiksa Remaja yang Videonya Viral Datangi Polda Sumsel

Menurutnya, sebelum video rekaman pemukulan terhadap RRZ dihapusnya, ia sempat memberitahu orangtua RRZ.

Saat diberitahu, orangtua RRZ sempat terdiam dan tidak bilang apa-apa kepadanya.

Selang beberapa hari, tiba-tiba video yang direkamnya viral.

Ia sendiri tidak mengetahui, siapa yang menyebarkan video tersebut ke media sosial.

"Setelah pemukulan RZ, aku sempat cari dia. Aku mau lihat kondisinya, tetapi tidak ketemu. Aku juga tidak tahu, kenapa kawan-kawan memukuli RZ," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved