Berita Lahat

Mita Warga Lahat Tewas Tersetrum Kabel Listrik, PLN : Akibat Longsor dan Banjir Kabel Melonggar

Mita (35 tahun), warga Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, tewas diduga akibat tersengat arus listrik kabel induk PLN.

Mita Warga Lahat Tewas Tersetrum Kabel Listrik, PLN : Akibat Longsor dan Banjir Kabel Melonggar
Sripo/ Ehdi Amin
Mita (35 tahun), warga Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, tewas diduga akibat tersengat arus listrik kabel PLN. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Mita (35 tahun), warga Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, tewas diduga akibat tersengat arus listrik kabel PLN.

Peristiwa itu terjadi, Minggu (12/1/2020).

Nidi, Kades Simpur mengatakan, kematian warganya tersebut gara-gara kabel listrik terjuntai hampir menyentuh tanah.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB, saat itu korban bersama tetangga satu desanya yang berjumlah 11 orang selesai istirahat, dan hendak kembali merumput di lokasi kejadian," terang Nidi, Senin (13/1/2020).

Sanderson, Ketua YLKI Lahat angkat bicara.

Ia menduga, insiden itu terjadi akibat Standar Operasinal Prosedur (SOP) tidak dijalankan oleh pihak tertentu sehingga mengakibatkan nyawa pekerja melayang.

"Polisi harus serius menyelidiki kasus ini, agar bisa diketahui siapa yang harus bertanggung jawab secara hukum terhadap nyawa Mita," tegas Sanderson.

3 Garong Sadis di Lubuklinggau Tersungkur Ditembak Polisi, Mengaku Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Lanjut Sanderson, ia berharap para pihak mengenyampingkan pemahaman "sudah ajal" karena memang semua akan meninggal jika sudah ajalnya.
Namun semua itu pasti ada sebabnya dan harus dilakukan penyelidikan dan penyidikan yang serius.

"Jika ini benar terjadi akibat kelalaian PLN, maka PLN perlu membenahi diri untuk mengantisipasi agar masalah serupa tidak terulang," ucapnya.

Sebelumnya, saat kejadian korban diduga tidak mengetahui adanya kabel listik yang menjuntai, setinggi lebih kurang 1,5 meter dihadapannya.

Bayi 4 Bulan Ditahan Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Prabumulih Akui Tak Bisa Apa-apa

Korban lalu tidak sengaja menyenggol kabel yang saat itu sedang dialiri listrik.

Akibat korban mengalami luka bakar dibagian tangan, muka dan kaki.

Korban sudah tak bernapas saat ditemukan di lokasi kejadian.

"Iya benar, kejadiannya seperti itu. Kita juga sudah cek ke lapangan, kabel tersebut memang melonggar akibat bencana longsor dan banjir beberpa hari lalu," ujar Tasili, Kepala PLN Rayon Lembayung Lahat, via seluler kepada awak media. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved